China Larang Anak Muda Berpakaian yang Merendahkan Harkat dan Martabat Bangsa
Jum'at, 08 September 2023 - 02:28 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengutip satu kasus yang menjadi berita utama di China tahun lalu di mana seorang wanita berkimono ditahan di kota Suzhou dan dituduh "menimbulkan pertengkaran dan memprovokasi masalah" karena dia mengenakan pakaian Jepang. Insiden ini memicu kemarahan di media sosial China.
Ada contoh tindakan keras lainnya.
Pada bulan Maret tahun ini, polisi menahan seorang wanita yang mengenakan replika seragam militer Jepang di pasar malam.
Dan awal bulan lalu, orang-orang yang mengenakan pakaian bermotif pelangi ditolak masuk ke konser penyanyi Taiwan Chang Hui-mei di Beijing.
“Mengenakan kimono berarti melukai perasaan bangsa China, memakan makanan Jepang berarti membahayakan semangatnya? Kapan perasaan dan semangat bangsa China yang telah teruji oleh waktu menjadi begitu rapuh?” tulis seorang komentator sosial online populer, yang menulis dengan nama pena Wang Wusi.
Rancangan undang-undang tersebut hanyalah salah satu contoh bagaimana Presiden China Xi Jinping berupaya mendefinisikan kembali apa yang menjadi teladan warga negara China sejak ia menjabat sebagai pemimpin pada tahun 2012.
Pada tahun 2019, Partai Komunis China yang dipimpinnya mengeluarkan "pedoman moral" yang mencakup arahan seperti bersikap sopan, bepergian dengan jejak karbon yang lebih rendah, dan memiliki "kepercayaan" pada Xi dan partainya.
Ada contoh tindakan keras lainnya.
Pada bulan Maret tahun ini, polisi menahan seorang wanita yang mengenakan replika seragam militer Jepang di pasar malam.
Dan awal bulan lalu, orang-orang yang mengenakan pakaian bermotif pelangi ditolak masuk ke konser penyanyi Taiwan Chang Hui-mei di Beijing.
“Mengenakan kimono berarti melukai perasaan bangsa China, memakan makanan Jepang berarti membahayakan semangatnya? Kapan perasaan dan semangat bangsa China yang telah teruji oleh waktu menjadi begitu rapuh?” tulis seorang komentator sosial online populer, yang menulis dengan nama pena Wang Wusi.
Rancangan undang-undang tersebut hanyalah salah satu contoh bagaimana Presiden China Xi Jinping berupaya mendefinisikan kembali apa yang menjadi teladan warga negara China sejak ia menjabat sebagai pemimpin pada tahun 2012.
Pada tahun 2019, Partai Komunis China yang dipimpinnya mengeluarkan "pedoman moral" yang mencakup arahan seperti bersikap sopan, bepergian dengan jejak karbon yang lebih rendah, dan memiliki "kepercayaan" pada Xi dan partainya.
(ahm)
Lihat Juga :