Kenapa Program Pekerja Asing di Kanada Disebut Mendukung Perbudakan? Ini 4 Alasannya

Jum'at, 08 September 2023 - 03:09 WIB
loading...
A A A
Surat tersebut merinci tuduhan bahwa mereka “terpapar pestisida berbahaya tanpa perlindungan yang memadai, dan atasan kami melakukan pelecehan verbal dan menyumpahi kami.”

Skema pekerja asing Kanada mengizinkan pemberi kerja untuk mempekerjakan pekerja dari Meksiko dan sebelas negara Karibia hingga delapan bulan dalam setahun.

4. Tidak Melindungi Hak Pekerja

Kenapa Program Pekerja Asing di Kanada Disebut Mendukung Perbudakan? Ini 4 Alasannya

Foto/Reuters

Dalam pernyataannya, Obokata juga meminta Kanada untuk menawarkan “jalan yang jelas menuju izin tinggal permanen bagi semua migran, untuk mencegah terulangnya pelanggaran HAM.”

Obokata menambahkan bahwa pekerja asing “memiliki keterampilan berharga yang sangat penting bagi perekonomian Kanada” dan menyerukan kepada anggota parlemen untuk mendorong undang-undang untuk melindungi hak-hak pekerja luar negeri.

Sebuah studi pada tahun 2014 dari Canadian Medical Association Journal Open mengatakan bahwa 787 pekerja pertanian migran di Ontario dipulangkan ke negara asal mereka setelah menderita cedera saat bekerja – beberapa di antaranya diangkut tanpa pemberitahuan sebelumnya, dan tanpa diberikan akses. terhadap perawatan medis.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Provinsi Kaya Minyak...
Provinsi Kaya Minyak di Kanada Ini Gelar Referendum untuk Cerai dari Kanada, Ini Alasan Utamanya
Mahasiswa dan Pekerja...
Mahasiswa dan Pekerja Asing Kini akan Dipaksa Tinggalkan AS untuk Ajukan Green Card
Dunia Kutuk Perlakuan...
Dunia Kutuk Perlakuan Keji Israel terhadap Aktivis Armada Bantuan Gaza
Motor Sport Ini Tergantung...
Motor Sport Ini Tergantung di Lampu Lalu Lintas dalam Kecelakaan Aneh di Kanada
Militer Kanada Hadapi...
Militer Kanada Hadapi Spiral Kematian selama Beberapa Dekade, Tahun Ini Mulai Bangkit
Didukung AS dan Kaya...
Didukung AS dan Kaya Minyak, Wilayah Alberta Tuntut Merdeka dari Kanada
Kebakaran di Tambora...
Kebakaran di Tambora Hanguskan 27 Rumah, 250 Warga Mengungsi
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Iran Serang Bandara...
Iran Serang Bandara Internasional Kuwait Sebabkan Korban, Penerbangan Dihentikan
Rekomendasi
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Berita Terkini
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Infografis
Banyak Standar Ganda,...
Banyak Standar Ganda, Ini 4 Negara Paling Munafik di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved