Kenapa Program Pekerja Asing di Kanada Disebut Mendukung Perbudakan? Ini 4 Alasannya

Jum'at, 08 September 2023 - 03:09 WIB
loading...
Kenapa Program Pekerja...
Kanada menerapkan perbudakan modern kepada para pekerja asing. Foto/Reuters
A A A
OTTAWA - Program pekerja asing sementara di Kanada yang mendatangkan hingga 60.000 orang ke Kanada setiap tahunnya. Oleh pakar PBB Tomoya Obokata, menyebut program tersebut mengarah pada bentuk perbudakan modern.

Kenapa program pekerja asing di Kanada disebut sebagai perbudakan modern? Berikut adalah 4 alasannya.

1. Banyak Kasus Eksploitasi dan Pelecehan

Kenapa Program Pekerja Asing di Kanada Disebut Mendukung Perbudakan? Ini 4 Alasannya

Foto/Reuters

Pelapor khusus PBB untuk bentuk-bentuk perbudakan kontemporer, Tomoya Obokata, mengatakan ]setelah kunjungan pencarian fakta selama dua minggu ke negara Amerika Utara tersebut bahwa ia “sangat terganggu dengan laporan eksploitasi dan pelecehan” yang diberitahukan oleh para migran kepadanya. pekerja di Kanada.

“Rezim izin kerja khusus pekerja, termasuk Program Pekerja Asing Sementara (TFWP) tertentu, membuat pekerja migran rentan terhadap bentuk perbudakan kontemporer, karena mereka tidak dapat melaporkan pelanggaran tanpa takut dideportasi,” kata Obokata dalam sebuah pernyataan yang diposting ke situs web Badan Hak Asasi Manusia PBB, dilansir RT.

Baca Juga: Mengapa Kanada Tutup Perbatasan bagi Pencari Suaka?

2. Situasi Kerja di Bawah Standar

Kenapa Program Pekerja Asing di Kanada Disebut Mendukung Perbudakan? Ini 4 Alasannya

Foto/Reuters

Program kontroversial ini menyebabkan 50.000 hingga 60.000 pekerja asing tiba di Kanada setiap tahunnya, namun selama beberapa tahun menghadapi tuduhan eksploitasi sistemik.

Pekerja asing di berbagai sektor, termasuk pertanian dan pengolahan daging, mengeluhkan kondisi di bawah standar, serta terbatasnya pilihan untuk mengatasi kasus-kasus pelecehan.

3. Disebut sebagai Perbudakan Sistematis

Kenapa Program Pekerja Asing di Kanada Disebut Mendukung Perbudakan? Ini 4 Alasannya

Foto/Reuters

Investigasi PBB dilakukan kurang lebih setahun setelah sekelompok pekerja pertanian Jamaika mengeluh melalui surat kepada menteri tenaga kerja negara mereka bahwa pekerjaan yang harus mereka lakukan di dua pertanian di Ontario mirip dengan “perbudakan sistemis.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Provinsi Kaya Minyak...
Provinsi Kaya Minyak di Kanada Ini Gelar Referendum untuk Cerai dari Kanada, Ini Alasan Utamanya
Mahasiswa dan Pekerja...
Mahasiswa dan Pekerja Asing Kini akan Dipaksa Tinggalkan AS untuk Ajukan Green Card
Dunia Kutuk Perlakuan...
Dunia Kutuk Perlakuan Keji Israel terhadap Aktivis Armada Bantuan Gaza
Motor Sport Ini Tergantung...
Motor Sport Ini Tergantung di Lampu Lalu Lintas dalam Kecelakaan Aneh di Kanada
Militer Kanada Hadapi...
Militer Kanada Hadapi Spiral Kematian selama Beberapa Dekade, Tahun Ini Mulai Bangkit
Didukung AS dan Kaya...
Didukung AS dan Kaya Minyak, Wilayah Alberta Tuntut Merdeka dari Kanada
Kebakaran di Tambora...
Kebakaran di Tambora Hanguskan 27 Rumah, 250 Warga Mengungsi
Balas Serangan AS di...
Balas Serangan AS di Pulau Qeshm, Iran Luncurkan Rudal ke Bahrain dan Kuwait
Melunak, Trump Tiba-Tiba...
Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei
Rekomendasi
Sejarah Baru Gokart...
Sejarah Baru Gokart Listrik: 4 Pembalap Barcode Gokart Serbu Kejuaraan Dunia di Italia!
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Berita Terkini
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Infografis
Ini Alasan Perang Israel...
Ini Alasan Perang Israel Lawan Hamas di Gaza Disebut Gagal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved