Bill Clinton Terseret Kasus Skandal Budak Seks Epstein

Sabtu, 01 Agustus 2020 - 05:12 WIB
loading...
Bill Clinton Terseret...
Mantan presiden Amerika Serikat Bill Clinton. Foto/REUTERS
A A A
NEW YORK CITY - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Bill Clinton menjadi tamu di pulau pribadi Jeffrey Epstein di Karibia. Di pulau pribadi itulah pesta seks yang melibatkan gadis-gadis di bawah umur berlangsung.

Bill Clinton ikut teseret dalam kasus perbudakan seksual Epstein setelah namanya muncul dalam dokumen pengadilan AS yang menyidangkan kasus tersebut.

Dokumen itu bersumber dari kesaksian seorang penuduh Epstein. Dokumen dibuka pada hari Kamis malam waktu setempat.

Virginia Giuffre—yang juga menuduh mantan rekan dekat Epstein; Ghislaine Maxwell, menyalahgunakannya—mengatakan kepada pengacara pada tahun 2011 bahwa Bill Clinton mengunjungi Pulau St James milik Epstein bersama Maxwell, dirinya dan dua gadis di bawah umur asal New York.

Dia menambahkan bahwa Clinton tinggal di kediaman pribadi Epstein di pulau itu, di mana pesta seks liar adalah hal konstan yang terjadi.

Giuffre ingat bahwa pada saat itu dia terkejut melihat mantan presiden AS ada di pulau itu. (Baca: Kasus Budak Seks Epstein, FBI Tangkap Ghislaine Maxwell )

"Saya ingat bertanya kepada Jeffrey apa yang Bill Clinton lakukan di sini, dan dia menertawakannya dan berkata dia berutang budi pada saya," kata Giuffre menirukan ucapan Epstein.

“Dia tidak pernah memberi tahu saya apa yang mereka sukai. Saya tidak pernah tahu. Saya tidak tahu apakah dia serius. Itu hanya lelucon," katanya.

Giuffre mengatakan Clinton juga melakukan perjalanan dengan pesawat pribadi Epstein dan mencatat bagaimana orang-orang terkenal lainnya, termasuk wakil presiden Clinton, Al Gore, dan para model-model seperti Naomi Campbell dan Heidi Klum juga pernah berada di pesawat tersebut.

"Hampir semua orang akan terbang di pesawatnya. Tidak pernah rutin ditetapkan yang akan datang dan pergi. Itu adalah masuknya orang di pesawat Jeffrey," kata Giuffre dalam dokumen pengadilan, yang dilansir New York Post, Jumat (31/7/2020).

"Ada juga pesta seks liar yang diadakan di pesawat Epstein," imbuh Giuffre.

Seringkali, lanjut Giuffre, dia akan berada di pesawat bersama Epstein dan Maxwell ketika pertemuan seksual itu terjadi.

"Akan ada perilaku seksual, akan ada foreplay, ada tempat tidur di sana, jadi kami pada dasarnya bisa memerankan kembali apa yang terjadi di rumah," kata Giuffre.

"Itu akan dimulai dengan memijat atau kita akan memulai dengan foreplay, kadang-kadang itu akan menyebabkan..., Anda tahu, pesta seks liar."

Rincian yang diungkapkan Kamis malam dimasukkan dalam dokumen dari gugatan perdata tahun 2015 terhadap Maxwell oleh Giuffre. Dokumen itu diperintahkan dirilis oleh hakim pengadilan Manhattan pekan lalu.

Epstein telah tewas di penjara Lower Manhattan pada Agustus 2019. Dia dinyatakan gantung diri di sel penjaranya ketika sedang menghadapi tuduhan perbudakan seksual dan perdagangan anak perempuan di bawah umur. Epstein dikenal sebagai pebisnis Amerika yang memiliki koneksi dengan tokoh-tokoh top, mulai dari selebritas, politisi, presiden hingga bangsawan kerajaan Inggris.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Trump Sebut Israel Bisa...
Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: FIFA...
Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Berita Terkini
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved