Pakar Sebut Serangan AS ke Suriah Bikin Kim Jong-un Bersembunyi

Minggu, 09 April 2017 - 05:52 WIB
Pakar Sebut Serangan...
Pakar Sebut Serangan AS ke Suriah Bikin Kim Jong-un Bersembunyi
A A A
WASHINGTON - Pakar militer ternama, Gordon Chang, meyakini bahwa diktator muda Korea Utara (Korut) Kim Jong-un akan bersembunyi setelah serangan rudal-rudal jelajah Amerika Serikat (AS) terhadap Suriah. Pyongyang sebelumnya mengutuk serangan AS ke Suriah sebagai agresi tak termaafkan.

”Ayah Kim (Jong-un), Kim Jong-il, menghilang dari pandangan publik selama sekitar enam minggu pada tahun 2003 pada saat perang Irak,” kata Chang, seperti dikutip dari Fox News, Minggu (9/4/2017).

”Kim Jong-un mencintai sorotan publik, dan (serangan itu) itu akan memberitahu jika dia juga akan pergi bersembunyi,” ujar kolumnis Daily Beast yang juga penulis buku “Nuclear Showdown: North Korea Takes On The World”.

Presiden Donald Trump telah mengambil beberapa strategi untuk menghadapi rezim Korut. Di antaranya serangan nuklir hingga pembunuhan terhadap Kim Jong-un. Pemerintah Trump juga siap bertindak sendiri jika China tidak bersedia membantu.

Menurut Chang, serangaan AS ke Suriah juga untuk dipamerkan kepada Presiden China Xi Jinping yang berkunjung ke Florida untuk bertemu Trump.”Sebagai peringatan untuk Tentara Pembebasan Rakyat China, yang telah meremehkan Angkatan Laut dan Angkatan Udara AS,” katanya.

“Xi Jinping, pemimpin China mengunjungi Mar-a-Lago, hampir pasti menafsirkan serangan itu sebagai tanda hormat kepadanya,” imbuh Chang.

Pensiunan jenderal bintang empat AS, Jack Keane, menjelaskan kepada Fox News bahwa AS tidak bisa kompromi dengan Korut. “(AS) bergerak cepat dan berbahaya menuju realitas di mana opsi militer adalah satu-satunya untuk membuat menjalankan denuklirisasi dan menghentikan (program) senjata (rudal balistik antarbenua),” ujarnya.

Reva Goujon, Wakil Presiden Stratfor, sebuah perusahaan analisis geopolitik menggaris bawahi komitmen dari ucapan Presiden Trump. ”Ini adalah Trump yang mengatakan,‘Tidak, saya ini seorang dari kata-kata saya’,” ujarnya menirukan ucapan khas Trump kepada CNBC.

“ 'Ketika saya membuat ancaman, saya akan menindaklanjuti’. Itu tentu sesuatu yang membuat China dan Korut akan berpikir,” imbuh dia melanjutkan ucapan Trump.
(mas)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Berita Terkini
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
43 menit yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
3 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
3 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
5 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
6 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
7 jam yang lalu
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved