Kunjungi Kiev, Menlu AS Mampir ke McDonald's Buat Beli Kentang Goreng

Kamis, 07 September 2023 - 11:45 WIB
loading...
Kunjungi Kiev, Menlu...
Menlu AS Antony Blinken dan kompatriotnya dari Ukraina, Dmytro Kuleba, menikmati makanan cepat saji di restoran McDonalds Kiev. Foto/Straits Times
A A A
KIEV - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken , menyempatkan diri mampir ke restoran cepat saji McDonald's yang berada di Ibu Kota Ukraina , Kiev, saat mengunjungi negara itu.

Ia mampir ke restoran itu bersama koleganya dari Ukraina, Dmytro Kuleba, sebagai bagian dari perjalanan untuk meningkatkan dukungan AS untuk Ukraina.

Menteri Luar Negeri AS tiba di ibu kota lebih awal untuk kunjungan tak terduga. Ini menjadi kunjungan yang keempat selama invasi Moskow.

Baca Juga: Ukraina Dilaporkan Bayar Rp269 Miliar untuk Drone Abal-abal

“Saya rasa saya sangat tertarik untuk membeli kentang goreng,” kata Blinken di samping Kuleba seperti dikutip dari Al Arabiya, Kamis (7/9/2023).

Kuleba terdengar mengucapkan terima kasih kepada Blinken karena membantu McDonald’s kembali ke Ukraina, setelah beberapa perusahaan Barat hengkang setelah invasi besar-besaran Rusia tahun lalu.

“Saya benar-benar ingin mengucapkan terima kasih karena telah membantunya (McDonald's) kembali,” katanya.

Raksasa makanan cepat saji AS ini mengumumkan tak lama setelah Kremlin melancarkan invasi ke Ukraina pada Februari 2022 bahwa mereka akan keluar dari pasar Rusia.

Baca Juga: Ukraina Punya Pasukan Pembunuh Rahasia, Tugasnya Habisi Kolaborator Rusia

Blinken sebelumnya mengatakan kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bahwa Washington akan memaksimalkan upaya untuk mendukung Ukraina ketika negara itu terus melancarkan serangan balasan terhadap pasukan Rusia di timur dan selatan.

Dalam kunjungan kali ini, Blinken juga mengumumkan paket baru bantuan Washington pada masa perang senilai lebih dari USD1 miliar, termasuk dukungan untuk pertahanan udara Ukraina.

Bantuan baru AS akan mencakup sistem peluncuran rudal HIMARS, senjata antitank Javelin, tank Abrams dan sistem senjata lainnya. Selain itu, AS juga akan mengirimkan amunisi depleted uranium.

Baca Juga: Serangan Rusia Terjadi Dekat Perbatasan, Presiden Rumania: Kami Waspada!
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
Menjelajah Batavia Lama,...
Menjelajah Batavia Lama, Jejak Bung Karno hingga Charlie Chaplin di Kota Tua Jakarta
Berita Terkini
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved