Ukraina Punya Pasukan Pembunuh Rahasia, Tugasnya Habisi Kolaborator Rusia
Rabu, 06 September 2023 - 03:08 WIB
loading...
Ukraian punya pasukan pembunuh rahasia yang tugasnya menghabisi kolaborator Rusia. Foto/Ilustrasi
A
A
A
KIEV - Dinas Keamanan Ukraina (SBU) memiliki program pembunuhan khusus yang bertanggung jawab untuk membasmi “kolaborator” Rusia . Demikian klaim mantan kepala badan tersebut, Valentin Nalivaichenko, dalam sebuah wawancara dengan The Economist.
Menurut mantan pejabat Ukraina tersebut, divisi SBU khusus ini berdiri setidaknya pada tahun 2015 dan dibentuk dari direktorat elit kontra-intelijen kelima. Divisi tersebut dibentuk setelah para pemimpin Ukraina pada saat itu memutuskan bahwa memenjarakan orang saja tidak cukup.
“Kami dengan enggan sampai pada kesimpulan bahwa kami perlu memusnahkan orang-orang,” kata Nalivaichenko kepada majalah Inggris itu seperti dilansir dari RT, Rabu (6/9/2023).
Baca Juga: Pertama Kalinya, Jet Su-34 Rusia Gempur Ukraina dengan Rudal Hipersonik Kinzhal
The Economist mencatat bahwa unit tersebut telah dikaitkan dengan pembunuhan komandan Donbass seperti Mikhail Tolstykh alias Givi, yang tewas dalam serangan roket pada tahun 2017, Arsen Pavlov alias Motorola, yang diledakkan di lift pada tahun 2016, dan Aleksandr Zakharchenko, pemimpin pertama Republik Rakyat Donetsk, yang terbunuh dalam pemboman restoran pada tahun 2018.
Menurut mantan pejabat Ukraina tersebut, divisi SBU khusus ini berdiri setidaknya pada tahun 2015 dan dibentuk dari direktorat elit kontra-intelijen kelima. Divisi tersebut dibentuk setelah para pemimpin Ukraina pada saat itu memutuskan bahwa memenjarakan orang saja tidak cukup.
“Kami dengan enggan sampai pada kesimpulan bahwa kami perlu memusnahkan orang-orang,” kata Nalivaichenko kepada majalah Inggris itu seperti dilansir dari RT, Rabu (6/9/2023).
Baca Juga: Pertama Kalinya, Jet Su-34 Rusia Gempur Ukraina dengan Rudal Hipersonik Kinzhal
The Economist mencatat bahwa unit tersebut telah dikaitkan dengan pembunuhan komandan Donbass seperti Mikhail Tolstykh alias Givi, yang tewas dalam serangan roket pada tahun 2017, Arsen Pavlov alias Motorola, yang diledakkan di lift pada tahun 2016, dan Aleksandr Zakharchenko, pemimpin pertama Republik Rakyat Donetsk, yang terbunuh dalam pemboman restoran pada tahun 2018.
Lihat Juga :