Abaya Dilarang, Sekolah Prancis Tolak Puluhan Anak Perempuan Berbusana Muslim

Rabu, 06 September 2023 - 01:29 WIB
loading...
Abaya Dilarang, Sekolah...
Abaya dilarang, sekolah Prancis tolak puluhan anak perempuan berbusana Muslim. Foto/Ilustrasi
A A A
PARIS - Sekolah-sekolah di Prancis memulangkan puluhan siswi karena menolak melepas abaya mereka – pakaian luar dari bahu hingga kaki yang dikenakan oleh perempuan Muslim – pada hari pertama tahun ajaran. Hal itu diungkapkan seorang menteri pemerintah.

"Menentang larangan mengenakan pakaian Muslim, hampir 300 gadis muncul pada Senin pagi dengan mengenakan abaya," kata Gabriel Attal kepada penyiar BFM seperti dilansir dari Channel News Asia, Rabu (6/9/2023).

Ia mengatakan sebagian besar setuju untuk mengganti pakaiannya, namun 67 orang menolak dan dipulangkan.

Bulan lalu pemerintah Prancis mengumumkan pelarangan abaya di sekolah-sekolah, dengan mengatakan hal itu melanggar aturan sekularisme dalam pendidikan yang sudah melarang jilbab bagi umat Islam dengan alasan bahwa jilbab merupakan bentuk afiliasi keagamaan.

Tindakan ini menggembirakan kelompok sayap kanan, namun kelompok sayap kiri berpendapat bahwa tindakan tersebut merupakan penghinaan terhadap kebebasan sipil.

Attal mengatakan gadis-gadis yang menolak masuk diberikan surat yang ditujukan kepada keluarga mereka yang mengatakan bahwa sekularisme bukanlah sebuah kendala, itu adalah sebuah kebebasan.

"Jika mereka muncul lagi di sekolah dengan mengenakan gaun tersebut, maka akan terjadi dialog baru,” kata menteri Prancis itu.

Attal, yang menjabat Menteri Pendidikan, juga mengatakan bahwa dia mendukung uji coba seragam sekolah atau aturan berpakaian.

Baca Juga: Prancis Larang Penggunaan Abaya di Sekolah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Uruguay vs Cape Verde...
Uruguay vs Cape Verde 2-2: Tiket Fase Gugur Ditentukan di Laga Pemungkas
Berita Terkini
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Infografis
Menu Sarapan Sehat untuk...
Menu Sarapan Sehat untuk Anak sebelum Berangkat Sekolah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved