Soal Masa Depan Assad, Sikap Inggris Berbeda dengan AS

Sabtu, 01 April 2017 - 01:04 WIB
Soal Masa Depan Assad,...
Soal Masa Depan Assad, Sikap Inggris Berbeda dengan AS
A A A
BRUSSELS - Inggris mengambil sikap berbeda dengan Amerika Serikat (AS) terkait masa depan Presiden Suriah Bashar al-Assad. AS menyatakan sudah tidak lagi fokus agar Assad menyerahkan kekuasaannya.

Baca juga:
Melunak, AS Tidak Lagi Ngotot Minta Assad Lengser


Berbeda dengan AS, Inggris bersikukuh agar Assad menyerahkan kekuasaannya. Hal itu ditegaskan oleh Menteri Luar Negeri Inggris, Boris Johnson.

"Untuk jangka panjang yang baik dari rakyat Suriah harus ada transisi dari rezim Assad, yang telah bertanggung jawab atas begitu banyak kematian dan kehancuran bagi rakyat Suriah," katanya dalam pertemuan puncak NATO di Brussels dikutip dari Telegraph, Sabtu (1/4/2017).

Johnson mengakui bahwa sikap oposisi Inggris terhadap Assad selama bertahun-tahun telah memberikan sejumlah hasil. Ia mengatakan pada Januari lalu Inggris terbuka untuk melihat Assad untuk ikut dalam pemilihan sebagai bagian dari kesepakatan damai yang lebih luas.

“Ini adalah pandangan kami bahwa Bashar al-Assad harus pergi, sudah lama kami dalam posisi ini. Tapi kita berpikiran terbuka tentang bagaimana hal itu terjadi dan skala waktu yang terjadi,” kata Johnson.

“Saya harus realistis tentang bagaimana lanskap telah berubah, dan mungkin bahwa kita akan harus berpikir lagi tentang bagaimana kita menangani hal ini. Kebijakan lama, saya takut untuk mengatakan, tidak memerintahkan dengan yakin,” imbuhnya.

Sikap yang sama juga ditunjukkan oleh Menteri Pertahanan, Michael Fallon. "Inggris tidak melihat masa depan jangka panjang di Suriah untuk seseorang yang membom warga sipilnya sendiri," kata Fallon.
(ian)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
9 Negara Pemasok Senjata...
9 Negara Pemasok Senjata Tentara Suriah
Berita Terkini
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
12 menit yang lalu
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
59 menit yang lalu
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
1 jam yang lalu
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
2 jam yang lalu
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
3 jam yang lalu
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved