Begini Taktik Ukraina Berhasil Tembus Garis Pertahanan Rusia

Senin, 04 September 2023 - 14:04 WIB
loading...
A A A
Pasukan infanteri melakukan tugas berbahaya dengan membersihkan koridor melalui ladang ranjau di malam hari, maju meter demi meter.

“Begitu peralatan apa pun muncul di sana, Rusia segera mulai menembaki dan menghancurkannya. Itu sebabnya pembersihan ranjau hanya dilakukan oleh infanteri dan hanya pada malam hari,” papar Jenderal Tarnavskiy dalam membeberkan taktik pasukannya dalam menembus garis pertahanan pertama Rusia.

Kini setelah pasukan infanteri berhasil menembus ladang ranjau, kata Jenderal Tarnavskiy, Rusia telah kehilangan kartu trufnya.

“Ada perbedaan yang sangat besar antara lini pertahanan pertama dan kedua,” katanya.

Menurutnya, masih terdapat ladang ranjau di depan, namun tersebar di petak-petak yang tersebar dan bukan dalam satu barisan pertahanan karena pasukan Rusia juga beroperasi di wilayah tersebut.

Selama berminggu-minggu, pasukan penyadap infanteri Ukraina harus bekerja dengan berjalan kaki untuk membersihkan jalur penyerangan melintasi ladang ranjau. Kini, mereka kembali menggunakan kendaraan lapis baja untuk garis pertahanan di depan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
AS Bombardir Fasilitas...
AS Bombardir Fasilitas Nuklir Iran di Bushehr
Rekomendasi
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved