Indonesia Campakkan Pernyataan Bersama Pentagon tentang China dan Rusia
Jum'at, 01 September 2023 - 20:46 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Drone Ukraina Gempur Kota Nuklir Rusia, Kremlin Lancarkan Pembalasan
Dia menyuarakan harapan Indonesia dapat berfungsi sebagai “jembatan” antara negara-negara yang bersaing.
Surat resmi Pentagon, yang diterbitkan pada tanggal 24 Agustus 2023 berjudul ‘Pernyataan Pers Bersama Kementerian Pertahanan Amerika Serikat dan Kementerian Pertahanan Indonesia’, memiliki nada yang berbeda.
Laporan tersebut menyatakan, “Amerika Serikat dan Indonesia memiliki pandangan yang sama bahwa klaim maritim Republik Rakyat China (RRC) yang luas di Laut China Selatan tidak sejalan dengan hukum internasional.”
Mereka juga “bersama” mengutuk tindakan Rusia di Ukraina, dan menuntut “penarikan penuh dan tanpa syarat” pasukan Rusia.
Meskipun Kementerian Pertahanan Indonesia mencatat pertemuan Prabowo dengan Kepala Pentagon Lloyd Austin, Kementerian Pertahanan RI tidak menyebutkan pernyataan bersama apa pun dengan Washington, dan tidak memberikan komentar mengenai Rusia atau China.
China dengan cepat menanggapi pernyataan AS tersebut. Kedutaan Besar China di Jakarta mengklaim pernyataan tersebut belum disetujui pejabat Indonesia sebelumnya.
Dia menyuarakan harapan Indonesia dapat berfungsi sebagai “jembatan” antara negara-negara yang bersaing.
Surat resmi Pentagon, yang diterbitkan pada tanggal 24 Agustus 2023 berjudul ‘Pernyataan Pers Bersama Kementerian Pertahanan Amerika Serikat dan Kementerian Pertahanan Indonesia’, memiliki nada yang berbeda.
Laporan tersebut menyatakan, “Amerika Serikat dan Indonesia memiliki pandangan yang sama bahwa klaim maritim Republik Rakyat China (RRC) yang luas di Laut China Selatan tidak sejalan dengan hukum internasional.”
Mereka juga “bersama” mengutuk tindakan Rusia di Ukraina, dan menuntut “penarikan penuh dan tanpa syarat” pasukan Rusia.
Meskipun Kementerian Pertahanan Indonesia mencatat pertemuan Prabowo dengan Kepala Pentagon Lloyd Austin, Kementerian Pertahanan RI tidak menyebutkan pernyataan bersama apa pun dengan Washington, dan tidak memberikan komentar mengenai Rusia atau China.
China dengan cepat menanggapi pernyataan AS tersebut. Kedutaan Besar China di Jakarta mengklaim pernyataan tersebut belum disetujui pejabat Indonesia sebelumnya.
Lihat Juga :