PM Hongaria Sebut Hanya Trump yang Bisa Menghentikan Perang

Rabu, 30 Agustus 2023 - 23:09 WIB
loading...
PM Hongaria Sebut Hanya...
PM Hongaria sebut hanya Donald Trump yang bisa menghentikan perang Rusia Ukraina. Foto/SCMP
A A A
BUDAPEST - Perdana Menteri (PM) Hongaria yang nasionalis, Viktor Orban, mengatakan terpilihnya kembali Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat (AS) adalah satu-satunya cara untuk menghentikan perang Rusia Ukraina .

Hal itu diungkapkannya dalam wawancara dengan mantan pembawa acara Fox News Tucker Carlson.

Dalam kesempatan itu, Orban memuji kebijakan luar negeri Trump sambil mengecam pemerintahan Joe Biden dan pendekatannya terhadap perang.

Dia mengatakan bahwa kembalinya Trump ke jabatannya akan menjadi satu-satunya jalan keluar dari konflik tersebut, dan setiap anggapan bahwa Kiev dapat memenangkan perang melawan Rusia adalah kebohongan.

“Orang-orang Rusia jauh lebih kuat, jauh lebih banyak jumlahnya dibandingkan orang-orang Ukraina,” kata Orban.

Baca Juga: Ukraina Klaim Rusak Jet Tempur Berharga Rusia dengan Drone Kardus

“Panggil kembali Trump… Trump adalah orang yang bisa menyelamatkan dunia Barat,” serunya seperti dilansir dari Sky News, Rabu (30/8/2023).

Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, pemerintahan Orban telah mempertahankan hubungan dekat dengan Moskow, dan mengancam akan memblokir sanksi Uni Eropa terhadap Rusia.

Orban, sekutu terdekat Vladimir Putin di Uni Eropa, menolak mengizinkan pengiriman senjata Barat melintasi perbatasan antara Hongaria dan Ukraina.

Ia juga menyerukan gencatan senjata segera dan perundingan perdamaian dalam konflik tersebut, namun tanpa menjelaskan apa dampaknya terhadap integritas teritorial Ukraina.

Baca Juga: Bukannya Diberi IFV Bradley, Pasukan Ukraina Kecewa Berat Dapat APC M113 Era Perang Vietnam
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved