Mengapa Warga Suriah Mulai Melawan Presiden Bashar al-Assad?

Rabu, 30 Agustus 2023 - 20:30 WIB
loading...
A A A
Di Deraa yang dikuasai pemerintah, setidaknya 57 orang telah ditangkap, menurut Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah yang berbasis di Inggris. Berbeda dengan tahun 2011, pasukan pemerintah tidak menggunakan kekuatan mematikan.

Assad nampaknya khawatir akan mengerahkan terlalu banyak kekuatan melawan Druze. Selama tahun-tahun perang, pemerintahannya menampilkan dirinya sebagai pembela kelompok agama minoritas melawan “ekstremisme Islam”.

Selama bertahun-tahun, para pemuda di provinsi tersebut juga mempersenjatai diri untuk mempertahankan desa mereka dari pejuang ISIS (ISIS) dan milisi terkait Damaskus yang memproduksi dan memperdagangkan pil amfetamin ilegal, yang dikenal sebagai Captagon.

Joseph Daher, seorang peneliti Swiss-Suriah dan profesor di European University Institute di Florence, percaya bahwa hal ini memberikan lapisan perlindungan bagi para pengunjuk rasa.

“Tidak seperti wilayah lain yang dikuasai pemerintah, Sweida mempunyai otonomi terbatas,” kata Daher.

5. Ingin Rezim Assad Segera Tumbang

Mengapa Warga Suriah Mulai Melawan Presiden Bashar al-Assad?

Foto/Reuters

Daher mengatakan hal ini hanya bisa terjadi jika para pengunjuk rasa bersatu.

“Anda mempunyai bentuk solidaritas dari kota-kota lain [dengan Sweida],” kata Daher dilansir Al Jazeera. “Tetapi Anda tidak bisa mengatakan bahwa hal ini akan berdampak nyata pada rezim kecuali ada kolaborasi antara (pengunjuk rasa di) kota-kota yang berbeda.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Demonstran Bakar Diri...
Demonstran Bakar Diri hingga Tewas Dekat Markas PBB, Bawa Tulisan: China Keluar dari Tibet!
Rekomendasi
Deretan Rekor Bersejarah...
Deretan Rekor Bersejarah Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
Berita Terkini
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Infografis
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Rayakan Tumbangnya Bashar Al Assad di Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved