Guru Suruh Murid Tampar Siswa Muslim, Sekolah di India Ditutup
Selasa, 29 Agustus 2023 - 18:20 WIB
loading...
A
A
A
“Ada sekolah dasar negeri di desa ini. Anak-anak yang ingin ke sana akan didaftarkan di sana. Siswa yang ingin melanjutkan sekolah di sekolah swasta dapat melakukannya karena sudah membayar biayanya. Formalitas termasuk surat keterangan pindah (anak-anak) akan diselesaikan oleh departemen sehingga orang tua tidak menghadapi beban tambahan,” kata Shukla seperti dikutip oleh kantor berita PTI.
Baca Juga: Video Guru Suruh Murid Tampar Siswa Muslim Picu Kemarahan di India
Ketika keluarga Tyagi didekati untuk dimintai komentar atas tindakan pihak berwenang, mereka mengatakan bahwa mereka “terganggu”, lapor Indian Express.
Namun, dalam video terpisah yang kemudian muncul di media sosial, guru tersebut berusaha membela diri dengan mengatakan bahwa karena dia cacat dan tidak dapat berdiri untuk memukul anak tersebut, dia menyuruh siswanya melakukan hal tersebut.
Dia mengatakan tindakannya tidak memiliki bias agama.
“Saya melakukan kesalahan dengan membuat anak itu dipukuli oleh siswa. Saya cacat dan tidak bisa bangun,” aku Tyagi.
Dia mengklaim video kejadian tersebut telah dirusak dan hanya sebagian dari apa yang dia katakan yang ditampilkan di dalamnya.
Namun dalam wawancara lainnya dengan saluran berita India NDTV, Tyagi tetap tidak menyesal atas tindakannya, dengan mengatakan: “Saya tidak malu."
Baca Juga: Video Guru Suruh Murid Tampar Siswa Muslim Picu Kemarahan di India
Ketika keluarga Tyagi didekati untuk dimintai komentar atas tindakan pihak berwenang, mereka mengatakan bahwa mereka “terganggu”, lapor Indian Express.
Namun, dalam video terpisah yang kemudian muncul di media sosial, guru tersebut berusaha membela diri dengan mengatakan bahwa karena dia cacat dan tidak dapat berdiri untuk memukul anak tersebut, dia menyuruh siswanya melakukan hal tersebut.
Dia mengatakan tindakannya tidak memiliki bias agama.
“Saya melakukan kesalahan dengan membuat anak itu dipukuli oleh siswa. Saya cacat dan tidak bisa bangun,” aku Tyagi.
Dia mengklaim video kejadian tersebut telah dirusak dan hanya sebagian dari apa yang dia katakan yang ditampilkan di dalamnya.
Namun dalam wawancara lainnya dengan saluran berita India NDTV, Tyagi tetap tidak menyesal atas tindakannya, dengan mengatakan: “Saya tidak malu."
Lihat Juga :