Hiii, Dokter Temukan Cacing Hidup di Otak Wanita Australia
Selasa, 29 Agustus 2023 - 16:04 WIB
loading...
A
A
A
“Invasi otak oleh larva Ophidascaris belum pernah dilaporkan sebelumnya,” tulis Dr Hossain.
“Pertumbuhan larva tahap ketiga pada manusia sangatlah penting, mengingat penelitian eksperimental sebelumnya belum menunjukkan perkembangan larva pada hewan peliharaan, seperti domba, anjing, dan kucing,” terangnya.
Dr Senanayake – yang juga seorang profesor kedokteran di Australian National University (ANU) – mengatakan kepada BBC bahwa kasus ini merupakan sebuah peringatan.
Tim ANU melaporkan bahwa 30 jenis infeksi baru telah muncul dalam 30 tahun terakhir. Tiga perempatnya bersifat zoonosis, yaitu penyakit menular yang berpindah dari hewan ke manusia.
“Hal ini menunjukkan seiring bertambahnya populasi manusia, kita semakin mendekat dan merambah habitat hewan. Ini adalah masalah yang kita lihat berulang kali, apakah itu virus Nipah yang berpindah dari kelelawar liar ke babi peliharaan dan kemudian ke manusia, apakah itu virus corona seperti Sars atau Mers yang berpindah dari kelelawar ke hewan sekunder dan kemudian ke manusia," tuturnya.
“Meskipun Covid-19 kini perlahan mereda, sangat penting bagi para ahli epidemiologi dan pemerintah untuk memastikan adanya pengawasan penyakit menular yang baik,” tukasnya.
Baca Juga: Pelaut Australia dan Anjingnya 2 Bulan Terombang-ambing di Samudra Pasifik
“Pertumbuhan larva tahap ketiga pada manusia sangatlah penting, mengingat penelitian eksperimental sebelumnya belum menunjukkan perkembangan larva pada hewan peliharaan, seperti domba, anjing, dan kucing,” terangnya.
Dr Senanayake – yang juga seorang profesor kedokteran di Australian National University (ANU) – mengatakan kepada BBC bahwa kasus ini merupakan sebuah peringatan.
Tim ANU melaporkan bahwa 30 jenis infeksi baru telah muncul dalam 30 tahun terakhir. Tiga perempatnya bersifat zoonosis, yaitu penyakit menular yang berpindah dari hewan ke manusia.
“Hal ini menunjukkan seiring bertambahnya populasi manusia, kita semakin mendekat dan merambah habitat hewan. Ini adalah masalah yang kita lihat berulang kali, apakah itu virus Nipah yang berpindah dari kelelawar liar ke babi peliharaan dan kemudian ke manusia, apakah itu virus corona seperti Sars atau Mers yang berpindah dari kelelawar ke hewan sekunder dan kemudian ke manusia," tuturnya.
“Meskipun Covid-19 kini perlahan mereda, sangat penting bagi para ahli epidemiologi dan pemerintah untuk memastikan adanya pengawasan penyakit menular yang baik,” tukasnya.
Baca Juga: Pelaut Australia dan Anjingnya 2 Bulan Terombang-ambing di Samudra Pasifik
(ian)
Lihat Juga :