7 Kehebatan Helikopter Alligator Ka-52 Milik Rusia, Mampu Menghancurkan Tank Ukraina dalam 25 Detik

Sabtu, 26 Agustus 2023 - 20:05 WIB
loading...
A A A
Dalam ulasannya mengenai sembilan helikopter serang teratas, Military-Today.com menulis: “Ka-52 adalah salah satu helikopter serang tercepat dan paling bermanuver karena dua rotor utamanya yang berputar berlawanan koaksial. dari proyektil 23 mm. Pilot duduk di kursi lontar."

4. Tangguh di Segala Medan

Ka-52 (Hokum-B) didahului oleh helikopter serang Ka-50 (Hokum) yang pertama kali terbang pada 25 Juni 1997. Pengembangan helikopter asli Kamov ini dimulai pada tahun 1994.

Ka-52 mempertahankan bentuk, fungsi, dan kemampuan persenjataan yang sama seperti pendahulunya. Pesawat ini juga mencakup rangkaian radar, kapasitas untuk anggota awak kedua, dan penunjukan yang semuanya baru. Kesamaan antar model adalah sekitar 85%.

Susunan rotor utama koaksial Alligator (dua sistem tiga bilah) meniadakan kebutuhan akan unit rotor ekor untuk melawan, yang bisa dibilang membantu kemampuan bertahan di medan perang.

Bukti ketangguhannya terlihat ketika sebuah video muncul di media sosial yang menunjukkan helikopter Ka-52 dengan ekornya terkoyak dan sisa sirip vertikalnya tergantung berbahaya namun masih bisa terbang.

Helikopter didukung oleh dua mesin turboshaft Klimov VK-2500. Rangkaian avioniknya modern dan menggabungkan otomatisasi tingkat tinggi untuk mengurangi beban kerja kru.

Baca Juga: Apakah Putin membunuh Prigozhin? 3 Skenario tentang Kecelakaan Pesawat Bos Wagner

5. Ditakuti Pasukan Tank Rusia

7 Kehebatan Helikopter Alligator Ka-52 Milik Rusia, Mampu Menghancurkan Tank Ukraina dalam 25 Detik

Foto/Reuters

Pada bulan Juni, Ryan Pickrell dari Insider menulis bahwa Ka-52 Alligator “muncul sebagai ancaman terhadap pasukan darat Ukraina yang harus segera dilawan dengan rudal pertahanan udara sebelum mereka dapat menghancurkan kendaraan lapis baja beratnya, seperti tank dan kendaraan tempur infanteri.”

Helikopter tersebut, yang dijuluki "burung hering Putin" oleh media Ukraina, telah menimbulkan kerugian besar bagi Ukraina, menurut intelijen pertahanan Inggris, menunjukkan keuntungan strategis bagi Rusia dalam menghadapi serangan lapis baja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Duh, AS-Iran Saling...
Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Jerman Ditahan Imbang...
Jerman Ditahan Imbang Paraguay 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved