7 Kehebatan Helikopter Alligator Ka-52 Milik Rusia, Mampu Menghancurkan Tank Ukraina dalam 25 Detik
Sabtu, 26 Agustus 2023 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Pertahanan Inggris menulis di Twitter bahwa helikopter serang Ka-52 HOKUM adalah “salah satu sistem senjata Rusia yang paling berpengaruh” terhadap operasi ofensif pasukan Ukraina di Zaporizhzhia.
Pada bulan Juni, Kementerian Pertahanan Rusia merilis video kokpit Ka-52 yang menghancurkan dua tank Ukraina dalam 25 detik menggunakan Anti-Tank Guided Missiles [ATGM] yang diluncurkan dari udara. Namun, analis militer berpendapat bahwa tank-tank tersebut mungkin telah ditinggalkan ketika dihancurkan dengan presesi klinis seperti itu.
“Kompleks industri militer Rusia seharusnya tidak memiliki akses terhadap teknologi,” kata Andriy Yermak, Kepala Kantor Kepresidenan Ukraina. Helikopter tersebut dilengkapi dengan komponen dari negara lain, dan sanksi harus diperkuat untuk mencegah hal ini, menurut Yermak.
![7 Kehebatan Helikopter Alligator Ka-52 Milik Rusia, Mampu Menghancurkan Tank Ukraina dalam 25 Detik]()
Foto/Reuters
Serangan balasan Ukraina telah mulai menunjukkan bahwa mereka telah beradaptasi dengan ancaman Ka-52 dan mengatakan mereka menembak jatuh dua helikopter serang Ka-52 dalam satu pagi pada minggu lalu.
"Sebuah video menunjukkan salah satu helikopter serang Ka-52 ditembak jatuh, mengungkapkan kelemahan Rusia," kata seorang mantan jenderal AS kepada Insider. Hal ini menunjukkan bahwa pilot Moskow tidak berpengalaman, karena menunjukkan helikopter tersebut terbang cukup rendah sehingga rentan terhadap rudal yang diluncurkan dari darat.
Invasi Putin yang ceroboh ke Ukraina juga memberikan pukulan telak bagi pilot helikopter pada bulan-bulan awal perang, sehingga menewaskan pilot helikopter yang paling terampil. “Awak Ka-52 terbaik ditembak jatuh di awal perang ketika mencoba menembus jauh di belakang garis Ukraina,” kata The Royal United Services Institute (RUSI) di London, sebuah lembaga riset militer.
Sistem pertahanan udara portabel, termasuk Stinger buatan Amerika, merupakan salah satu senjata paling efektif dalam membunuh awak Ka-52. Namun, stok Stinger, sebuah rudal antipesawat genggam, dilaporkan berada pada tingkat yang sangat rendah menyusul terbatasnya produksi di AS dan lebih dari satu tahun pengiriman ke Ukraina.
Proyeksi terbaru dari kelompok pemantau independen Oryx, yang hanya menghitung kerugian tempur yang dikonfirmasi melalui sumber terbuka, menunjukkan bahwa Rusia telah kehilangan 41 helikopter Kamov Ka-52 Alligator dari sekitar 100 helikopter yang dimilikinya.
Pada bulan Juni, Kementerian Pertahanan Rusia merilis video kokpit Ka-52 yang menghancurkan dua tank Ukraina dalam 25 detik menggunakan Anti-Tank Guided Missiles [ATGM] yang diluncurkan dari udara. Namun, analis militer berpendapat bahwa tank-tank tersebut mungkin telah ditinggalkan ketika dihancurkan dengan presesi klinis seperti itu.
6. Membuat Pasukan Ukraina Tak Berdaya
Ukraina mengeluh bahwa Ka-52 terus terbang karena komponen impor.“Kompleks industri militer Rusia seharusnya tidak memiliki akses terhadap teknologi,” kata Andriy Yermak, Kepala Kantor Kepresidenan Ukraina. Helikopter tersebut dilengkapi dengan komponen dari negara lain, dan sanksi harus diperkuat untuk mencegah hal ini, menurut Yermak.
7. NATO Terus Beradaptasi Melawan Ka-52

Foto/Reuters
Serangan balasan Ukraina telah mulai menunjukkan bahwa mereka telah beradaptasi dengan ancaman Ka-52 dan mengatakan mereka menembak jatuh dua helikopter serang Ka-52 dalam satu pagi pada minggu lalu.
"Sebuah video menunjukkan salah satu helikopter serang Ka-52 ditembak jatuh, mengungkapkan kelemahan Rusia," kata seorang mantan jenderal AS kepada Insider. Hal ini menunjukkan bahwa pilot Moskow tidak berpengalaman, karena menunjukkan helikopter tersebut terbang cukup rendah sehingga rentan terhadap rudal yang diluncurkan dari darat.
Invasi Putin yang ceroboh ke Ukraina juga memberikan pukulan telak bagi pilot helikopter pada bulan-bulan awal perang, sehingga menewaskan pilot helikopter yang paling terampil. “Awak Ka-52 terbaik ditembak jatuh di awal perang ketika mencoba menembus jauh di belakang garis Ukraina,” kata The Royal United Services Institute (RUSI) di London, sebuah lembaga riset militer.
Sistem pertahanan udara portabel, termasuk Stinger buatan Amerika, merupakan salah satu senjata paling efektif dalam membunuh awak Ka-52. Namun, stok Stinger, sebuah rudal antipesawat genggam, dilaporkan berada pada tingkat yang sangat rendah menyusul terbatasnya produksi di AS dan lebih dari satu tahun pengiriman ke Ukraina.
Proyeksi terbaru dari kelompok pemantau independen Oryx, yang hanya menghitung kerugian tempur yang dikonfirmasi melalui sumber terbuka, menunjukkan bahwa Rusia telah kehilangan 41 helikopter Kamov Ka-52 Alligator dari sekitar 100 helikopter yang dimilikinya.
(ahm)
Lihat Juga :