5 Fakta PM Baru Thailand Srettha Thavisin, Mengutamakan Politik Kompromi

Sabtu, 26 Agustus 2023 - 15:50 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: PM Baru Thailand Akan Obati Luka Lama Akibat Kudeta Para Jenderal

2. Tinggalkan Bisnis, Fokus Pemerintahan

5 Fakta PM Baru Thailand Srettha Thavisin, Mengutamakan Politik Kompromi

Foto/Reuters

Awal tahun ini, Srettha mengundurkan diri sebagai CEO dan presiden perusahaan keluarganya, Sansiri, salah satu pengembang properti terbesar di Thailand dengan aset senilai lebih dari USD2,9 miliar. Dia juga mengalihkan seluruh sahamnya, yang dilaporkan bernilai lebih dari USD35 juta, di perusahaan tersebut kepada putrinya.

Penerima gelar MBA dari Claremont Graduate University di AS, Srettha membawa Sansiri meraih rekor keuntungan lebih dari 4 miliar baht ($117 juta) pada tahun 2022.

Setelah Pheu Thai mengonfirmasi akan mencalonkannya sebagai perdana menteri, Srettha dan Sansiri berjuang melawan serangkaian tuduhan penggelapan pajak dan pencucian uang. Perusahaan dan mantan bosnya membantah melakukan kesalahan.

3. Membangun Kompromi dengan Militer


Pheu Thai menempati posisi kedua dalam pemilu bulan Mei tetapi mampu membentuk koalisi 11 partai – termasuk dua partai pro-militer yang berafiliasi dengan Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha – dengan suara parlemen yang cukup untuk menyetujui Srettha.

4. Lahir dari Keluarga Kaya Raya

5 Fakta PM Baru Thailand Srettha Thavisin, Mengutamakan Politik Kompromi

Foto/Reuters

Srettha dilahirkan dalam keluarga kaya, dan terdapat keraguan atas kemampuannya untuk berhubungan dengan pemilih utama Pheu Thai di daerah pedesaan utara yang relatif miskin di negara tersebut. Setelah bergabung dengan partai tersebut, ia muncul di banyak kampanye yang menargetkan kelas pekerja, termasuk penduduk komunitas kumuh terbesar di Bangkok dan petani pedesaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
Laporan: Sebut Ancaman...
Laporan: Sebut Ancaman Kedaulatan, AS Ambil Langkah Lumpuhkan Mahkamah Pidana Internasional
Ngeri! Iran Tutup Bab...
Ngeri! Iran Tutup Bab Al Mandab, Harga Minyak Bisa Tembus 200 Dolar per Barel
Rekomendasi
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Pemerintah Bakal Batasi...
Pemerintah Bakal Batasi Konten LGBT, Aturan Teknis Masih Disiapkan
Berita Terkini
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved