5 Fakta PM Baru Thailand Srettha Thavisin, Mengutamakan Politik Kompromi

Sabtu, 26 Agustus 2023 - 15:50 WIB
loading...
A A A
Ia menjadi penasihat tim ekonomi Pheu Thai dan membantu mempromosikan kebijakan partai, termasuk rencana untuk memberikan 10.000 baht (USD290) dalam bentuk uang digital kepada semua warga Thailand yang berusia 16 tahun ke atas, yang menciptakan kehebohan besar.

5. Pernah Dikenal Anti-militer

5 Fakta PM Baru Thailand Srettha Thavisin, Mengutamakan Politik Kompromi

Foto/Reuters

Sebelum memulai karir politiknya, Srettha adalah seorang kritikus terkenal terhadap pemerintahan yang dipimpin oleh Prayuth, yang ketika menjadi komandan militer melakukan kudeta yang menggulingkan pemerintahan Pheu Thai yang dipimpin oleh saudara perempuan Thaksin, Yingluck pada tahun 2014 dan kembali sebagai perdana menteri setelah pemilu tahun 2019. pemilihan. Srettha termasuk di antara puluhan politisi, akademisi, dan aktivis oposisi yang dipanggil oleh junta Prayuth untuk diinterogasi tak lama setelah kudeta.

Srettha menulis banyak postingan online yang menuduh Prayuth dan Kabinetnya gagal menangani pandemi COVID-19 secara efektif. Ditambah dengan dukungannya terhadap protes mahasiswa yang menuntut reformasi demokrasi pada tahun 2020, ia mendapatkan banyak pengikut yang mengagumi pandangannya.

Dalam sebuah wawancara dengan Forbes Thailand tahun lalu, yang diterbitkan hanya beberapa hari sebelum dia secara resmi mengumumkan keanggotaannya di Pheu Thai, Srettha mengatakan dia yakin dunia usaha besar dan miliarder harus berkontribusi lebih banyak kepada masyarakat untuk mengurangi kesenjangan. Ia mengatakan ingin menginspirasi generasi muda untuk membantu memperkuat daya saing Thailand dengannegaralain.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Berita Terkini
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved