Maskapai Rusia Leluasa Impor Suku Cadang Rp18,3 T Meski Dihajar Sanksi Barat, Kok Bisa?

Kamis, 24 Agustus 2023 - 10:33 WIB
loading...
A A A
“Awalnya ada kejutan, tidak ada yang tahu apa yang harus dilakukan,” kata Oleg Panteleev, kepala lembaga think tank penerbangan AvaPort yang berbasis di Moskow.

“Setelah dua hingga tiga bulan, saluran pasokan baru ditemukan dan, setelah enam atau sembilan bulan, muncul cukup banyak alternatif, yang memungkinkan penurunan harga dan waktu pengiriman,” kata Panteleev kepada Reuters.

Maskapai penerbangan pada awalnya menghadapi masalah dengan pemeliharaan pesawat setelah terputusnya pasokan suku cadang dan pembaruan perangkat lunak, namun laporan Reuters menunjukkan bahwa setidaknya beberapa dari masalah ini telah diselesaikan atau dikurangi.

Departemen Perdagangan AS dan Uni Eropa mengatakan kepada Reuters bahwa mereka memberlakukan kontrol ekspor untuk sektor penerbangan Rusia.

“Sistem sedang diterapkan di beberapa negara untuk memantau, mengendalikan dan memblokir ekspor ulang,” kata seorang pejabat Uni Eropa yang tidak mau disebutkan namanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved