Pesaing Biden: Jet Tempur F-16 Tak Akan Cegah Militer Ukraina Runtuh

Selasa, 22 Agustus 2023 - 00:51 WIB
loading...
Pesaing Biden: Jet Tempur...
Robert F. Kennedy Junior, pesaing Presiden AS Joe Biden dalam bursa capres Partai Demokrat, mengkritik persetujuan Washington kepada Denmark dan Belanda mengirim jet tempur F-16 ke Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Pengiriman jet tempur F-16 buatan Amerika Serikat (AS) ke Ukraina tidak akan mencegah keruntuhan militer negara itu dan hanya akan menguntungkan kompleks industri militer.

Pendapat itu disampaikan bakal calon presiden (capres) Amerika Serikat dari Partai Demokrat; Robert F. Kennedy Junior. Dia menjadi pesaing Presiden Joe Biden dalam bursa capres Partai Demokrat untuk pemilu 2024.

"Konflik Ukraina harus diselesaikan melalui negosiasi," kata RFK Jr dalam sebuah utas di platform media sosial X—sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

"Memasok F-16 ke Kyiv adalah keputusan besar untuk industri pertahanan, tetapi bencana bagi Ukraina dan kemanusiaan."

“F-16 tidak akan menghentikan keruntuhan militer Ukraina—yang menurut beberapa ahli sudah dekat. Pesawat-pesawat ini membutuhkan banyak pelatihan dan perawatan. Ini bukan filmnya,” tegas Kennedy, seperti dilansir dari Russia Today, Selasa (22/8/2023).

Baca Juga: Izinkan Denmark dan Belanda Kirim Jet Tempur F-16 ke Ukraina, Ini Pernyataan Resmi AS

Bakal capres ini lama menentang bantuan Barat yang abadi ke Ukraina, yang dipelopori oleh Washington, dengan alasan bahwa AS harus mengakui "kegagalan" di negara itu dan fokus pada masalah dalam negeri sebagai gantinya.

Kritik Kennedy terhadap pengiriman jet tempur F-16 datang setelah Washington memungkinkan sekutu Eropanya untuk mengekspor kembali pesawat yang lebih tua ke Ukraina, dan beberapa jam sebelum langkah itu diumumkan secara resmi oleh Denmark dan Belanda.

Pengiriman F-16 yang akan datang diumumkan oleh PM Belanda Mark Rutte pada hari Minggu saat Dia menjamu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di sebuah pangkalan udara militer di Eindhoven.

“Hari ini kami dapat mengumumkan bahwa Belanda dan Denmark berkomitmen untuk mentransfer pesawat F-16 ke Ukraina dan Angkatan Udara Ukraina, termasuk kerja sama dengan Amerika Serikat dan mitra lainnya setelah persyaratan untuk transfer tersebut terpenuhi,” kata Rutte pada konferensi pers.

Secara bersamaan, Kementerian Pertahanan Denmark merilis sebuah pernyataan yang mengonfirmasi janjinya untuk menyediakan F-16 dari inventarisnya kepada Kyiv, setelah “kondisi” tertentu terpenuhi.

"Kondisinya termasuk, tetapi tidak terbatas pada, berhasil memilih, menguji dan melatih personel F-16 Ukraina serta otorisasi, infrastruktur, dan logistik yang diperlukan,” katanya.

Kyiv telah lama menuntut pesawat modern, serta persenjataan lain yang semakin canggih, dari pendukung Baratnya, dengan alasan pesawat itu akan membantu mengubah gelombang konflik dengan Rusia, yang telah berlangsung sejak Februari 2022.

Moskow telah berulang kali mendesak kolektif Barat untuk menghentikan pengiriman militer, dengan alasan mereka hanya akan memperpanjang permusuhan daripada mengubah hasil akhir mereka.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Berita Terkini
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved