5 Terobosan Pesawat Angkatan Udara AS, dari Sayap Lipat hingga Desain yang Tak Lazim

Senin, 21 Agustus 2023 - 13:38 WIB
loading...
A A A
Angkatan Udara adalah pengguna bahan bakar jet terbesar militer AS, dan pesawat tanker serta kargonya bertanggung jawab atas sekitar 60% dari konsumsi itu setiap tahun. Layanan ini tertarik dengan peningkatan efisiensi bahan bakar yang ditawarkan oleh pesawat Blended Wing Body - JetZero mengatakan desainnya "mengurangi setengah pembakaran bahan bakar dan emisi" - dan Kendall serta pejabat lainnya menggembar-gemborkan hal itu di acara tersebut.

Baca Juga: 5 Keunggulan Jet Tempur JAS 39 Gripen dari Swedia, Paling Siap dalam Serangan Mendadak

3. Fokus pada Logistik

5 Terobosan Pesawat Angkatan Udara AS, dari Sayap Lipat hingga Desain yang Tak Lazim

Foto/ US Air Force

“Tantangan paling menjengkelkan di kawasan Indo-Pasifik adalah logistik, dengan cara musuh ini dapat menantang kita dari jarak jauh,” kata Mayor Jenderal Albert Miller, direktur strategi, rencana, persyaratan, dan program untuk Mobilitas Komando Udara, yang mengawasi pesawat tanker dan armada kargo.

“Jadi, memiliki kemampuan yang berpotensi dibawa oleh Blended Wing kepada Anda — rentang yang harus Anda tempuh, efisiensi yang memungkinkan Anda membawa kargo daripada bahan bakar, efisiensi yang memungkinkan Anda membawa bahan bakar untuk dibongkar ke orang lain — itulah mengapa sangat penting untuk mempelajari sebanyak yang dapat kita pelajari dari teknologi ini, karena ACE sepenuhnya bergantung pada logistik," kata Miller.

4. Mengembangkan Pesawat dengan Sayap Lipat

Pesawat juga dapat dirancang dengan sayap lipat, yang "memberi Anda faktor tempat yang lebih kecil, sehingga Anda dapat memuat lebih banyak pesawat di lokasi yang berpotensi jauh," kata Jones.

5. Mengandalkan Pesawat Tanker

Awal tahun ini, Angkatan Udara mengumumkan rencana untuk mengejar kapal tanker dan pesawat kargo masa depannya — program yang dikenal Sistem Pengisian Bahan Bakar Udara Generasi Selanjutnya, atau NGAS, dan Sistem Angkutan Udara Generasi Berikutnya, atau NGAL. Miller memperingatkan agar tidak "menarik hubungan secara langsung" antara kontrak Blended Wing dan program NGAS dan NGAL tetapi menyebut demonstran sebagai "prototipe yang akan kami pelajari."

Pesawat tanker masa depan itu harus dapat beroperasi di lingkungan ancaman yang belum pernah ada sebelumnya. Miller mengungkapkan para pejabat yang mengatakan perang di masa depan akan membutuhkan layanan untuk berbuat lebih banyak dengan pesawat mobilitasnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved