Di Ambang Kekalahan, Ukraina Kekurangan Drone untuk Menyerang Rusia

Senin, 21 Agustus 2023 - 08:45 WIB
loading...
Di Ambang Kekalahan,...
Ukraina mengalamin kekurangan pasokan drone. Foto/Reuters
A A A
KYIV - Ukraina semakin intensif melancarkan serangan ke wilayah Rusia sebagai upaya operasi balasan. Tapi, itu tidak didukung dengan pasokan drone yang stabil. Akibatnya, Ukraina disebut berada di ambang kekalahan karena kekurangan drone.

Ukraina tidak memiliki kapasitas pesawat tak berawak untuk menyerang target yang cukup di Rusia untuk memberi demi untuk meraih kemenangan. Apalagi, beberapa bulan terakhir telah terjadi serentetan serangan pesawat tak berawak di Krimea dan Moskow yang diduduki. Memang, serangan pesawat tak berawak Ukraina Moskow menutup keempat bandara utamanya.

Tetapi para analis mengatakan kepada The Washington Post bahwa sementara serangan-serangan ini mungkin mengalihkan perhatian dari serangan balasan Ukraina yang bergerak lambat. Ukraina tidak mungkin membuat banyak perbedaan dalam konflik tersebut.

Baca Juga: 5 Fakta F-16 Akan Menjadi Pengubah Jalannya Perang Rusia-Ukraina

“Orang-orang Ukraina tidak memiliki kapasitas yang cukup untuk memproduksi drone yang cukup dan menyerang jauh di dalam wilayah Rusia pada target yang cukup untuk mengikis keinginan Rusia untuk berperang,” kata Bob Hamilton, seorang pensiunan kolonel Angkatan Darat AS dan kepala penelitian di Lembaga Penelitian Kebijakan Luar Negeri Eurasia Program, kepada The Washington Post.

Ukraina hanya dapat menggunakan pesawat tak berawaknya sendiri untuk menyerang di dalam Rusia karena pembatasan penggunaan senjata NATO di wilayah Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Berita Terkini
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved