3 Alasan NATO Tidak Ingin Ada Perdamaian dalam Perang Rusia-Ukraina
Sabtu, 19 Agustus 2023 - 22:15 WIB
loading...
A
A
A
Rusia telah berulang kali mencoba untuk bernegosiasi, dari perjanjian Minsk 2014 dan 2015 hingga “upaya drastis untuk menyampaikan keprihatinan kami kepada ibu kota Barat” pada Desember 2021, kata Lavrov. Barat “dengan arogan menolak” inisiatif Moskow dan malah meningkatkan pengiriman senjata dan amunisi ke Kiev.
“Kami menganggap seruan munafik orang Barat untuk melakukan pembicaraan sebagai taktik taktis untuk mengulur waktu sekali lagi memberi kelonggaran dan kesempatan kepada pasukan Ukraina yang kelelahan untuk berkumpul kembali, dan untuk mengirim lebih banyak senjata dan amunisi,” kata Lavrov, menambahkan bahwa “ini adalah jalur perang, bukan proses penyelesaian damai.”
Angela Merkel, mantan kanselir Jerman, pada Desember lalu mengakui bahwa proposal Perancis-Jerman 2015 di Minsk adalah “upaya untuk memberikan waktu kepada Ukraina” untuk membangun militernya. Hal ini kemudian ditegaskan oleh mantan Presiden Prancis Francois Hollande.
![3 Alasan NATO Tidak Ingin Ada Perdamaian dalam Perang Rusia-Ukraina]()
Foto/Sputnik
Lavrov mengatakan bahwa kepemilikan senjata nuklir melindungi Rusia dari ancaman keamanan dan Moskow terus mengingatkan Barat akan risiko untuk mencegah konflik kekuatan nuklir.
"Kepemilikan senjata nuklir saat ini adalah satu-satunya tanggapan yang mungkin untuk beberapa ancaman eksternal yang signifikan terhadap keamanan negara kita," kata.
“Kami menganggap seruan munafik orang Barat untuk melakukan pembicaraan sebagai taktik taktis untuk mengulur waktu sekali lagi memberi kelonggaran dan kesempatan kepada pasukan Ukraina yang kelelahan untuk berkumpul kembali, dan untuk mengirim lebih banyak senjata dan amunisi,” kata Lavrov, menambahkan bahwa “ini adalah jalur perang, bukan proses penyelesaian damai.”
Angela Merkel, mantan kanselir Jerman, pada Desember lalu mengakui bahwa proposal Perancis-Jerman 2015 di Minsk adalah “upaya untuk memberikan waktu kepada Ukraina” untuk membangun militernya. Hal ini kemudian ditegaskan oleh mantan Presiden Prancis Francois Hollande.
3. Menguji Kesabaran Rusia dalam Menggunakan Senjata Nuklir

Foto/Sputnik
Lavrov mengatakan bahwa kepemilikan senjata nuklir melindungi Rusia dari ancaman keamanan dan Moskow terus mengingatkan Barat akan risiko untuk mencegah konflik kekuatan nuklir.
"Kepemilikan senjata nuklir saat ini adalah satu-satunya tanggapan yang mungkin untuk beberapa ancaman eksternal yang signifikan terhadap keamanan negara kita," kata.
Lihat Juga :