Lavrov: AS dan NATO Butuh Diingatkan soal Risiko Perang Nuklir Melawan Rusia
Sabtu, 19 Agustus 2023 - 13:24 WIB
loading...
A
A
A
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan minggu ini bahwa aliansi militer Barat belum mendeteksi adanya perubahan pada sikap kekuatan nuklir Rusia, dan oleh karena itu, NATO tidak perlu membalas dalam postur nuklirnya.
Pada hari Kamis, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, salah satu sekutu terdekat Presiden Rusia Vladimir Putin, memperingatkan bahwa dia akan menggunakan senjata nuklir yang telah dikerahkan Rusia di negaranya jika menghadapi agresi eksternal.
“Hanya ada satu ancaman—agresi terhadap negara kita. Jika agresi terhadap negara kami dimulai dari Polandia, Lithuania, Latvia, kami akan segera merespons dengan semua yang kami miliki,” kata Lukashenko dalam sebuah wawancara.
Lembaga think tank yang berbasis di Washington, DC, Institute for the Study of War, mengatakan awal tahun ini bahwa retorika perang nuklir Rusia yang meningkat adalah bagian dari "operasi informasi" yang berfokus pada mengecilkan hati Ukraina dan pendukung Baratnya.
“Seruan Rusia terhadap ancaman nuklir dan doktrin nuklir adalah bagian dari operasi informasi yang dimaksudkan untuk mencegah Ukraina dan Barat, tetapi tidak mewakili niat Rusia untuk menggunakan senjata nuklir,” kata lembaga tersebut.
Pada hari Kamis, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, salah satu sekutu terdekat Presiden Rusia Vladimir Putin, memperingatkan bahwa dia akan menggunakan senjata nuklir yang telah dikerahkan Rusia di negaranya jika menghadapi agresi eksternal.
“Hanya ada satu ancaman—agresi terhadap negara kita. Jika agresi terhadap negara kami dimulai dari Polandia, Lithuania, Latvia, kami akan segera merespons dengan semua yang kami miliki,” kata Lukashenko dalam sebuah wawancara.
Lembaga think tank yang berbasis di Washington, DC, Institute for the Study of War, mengatakan awal tahun ini bahwa retorika perang nuklir Rusia yang meningkat adalah bagian dari "operasi informasi" yang berfokus pada mengecilkan hati Ukraina dan pendukung Baratnya.
“Seruan Rusia terhadap ancaman nuklir dan doktrin nuklir adalah bagian dari operasi informasi yang dimaksudkan untuk mencegah Ukraina dan Barat, tetapi tidak mewakili niat Rusia untuk menggunakan senjata nuklir,” kata lembaga tersebut.
(mas)
Lihat Juga :