Tonton Drone Rusia Tak Tertandingi Hancurkan Pasukan Ukraina

Kamis, 17 Agustus 2023 - 09:54 WIB
loading...
A A A
Kembali pada Juli, Kementerian Pertahanan Ukraina dengan enggan menyebut drone 'Lancet' Rusia sebagai "peralatan bagus" yang menimbulkan bahaya bagi unit militer mereka.

Pakar militer juga mencatat jauh lebih mahal untuk menembak jatuh drone daripada memproduksinya.

Sebagai perbandingan, Lancet, menurut The Economist, biaya pembuatannya kurang dari USD50.000, sementara senjata yang disalurkan ke Ukraina dari Barat, seperti howitzer M777 buatan AS, harganya mendekati USD4 juta.

Lancet terbang pada ketinggian rendah dan kecepatan lambat, yang menyulitkan sistem radar sistem pertahanan udara konvensional untuk mendeteksi.

“Ukraina perlu mendapatkan senjata self-propelled anti-pesawat tambahan seperti Gepard Jerman dari pendukung Baratnya jika ingin kesempatan menghancurkan drone Rusia,” papar Yuriy Sak, penasihat menteri pertahanan Ukraina, mengatakan kepada media Barat.

Namun, sementara militer Ukraina mencoba (dan gagal) menghindari UAV Lancet dan Orlan yang tak kenal lelah, pabrikan drone Rusia telah meluncurkan sejumlah kreasi baru untuk dijadikan sebagai langkah selanjutnya dalam evolusi Lancet.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Kuasa Hukum Richard...
Kuasa Hukum Richard Lee Sebut Surat Kuasa Pelapor Cacat Hukum
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved