China Peringatkan Singapura: AS Pengacau Terbesar di Dunia

Sabtu, 12 Agustus 2023 - 08:21 WIB
loading...
China Peringatkan Singapura:...
Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong bertemu Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada Jumat (11/8/2023). Foto/xinhua
A A A
BEIJING - Berbicara kepada Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong pada Jumat (11/8/2023), Menteri Luar Negeri China Wang Yi memperingatkan, salah satu mitra geopolitik terbesar Singapura, Amerika Serikat (AS), akan menjadi sumber kekacauan dan ketidakstabilan yang tidak pernah berakhir.

“Amerika Serikat, karena motifnya untuk mempertahankan hegemoni unipolar, tidak mau melihat perkembangan dan revitalisasi China dan negara berkembang lainnya,” ujar Wang kepada Lee.

“Di satu sisi, itu (AS) membenarkan dan mendukung pasukan kemerdekaan Taiwan yang mengandalkan Amerika Serikat untuk mencari kemerdekaan, mencoba melewati garis merah China,” ujar Wang.

“Di sisi lain, itu (AS) menghilangkan persaingan yang adil dan memaksa negara lain melakukan proteksionisme sepihak terhadap China. Praktik sesat ini hanya akan merusak kredibilitasnya sendiri, mengungkapkan fakta Amerika Serikat telah menjadi faktor destabilisasi terbesar di dunia,” tegas dia.

Wang sedang dalam perjalanan ke Asia Tenggara untuk menopang hubungan China dengan Singapura serta Kamboja dan Malaysia.

Pada saat bersamaan, China mengalami perselisihan sengit dengan Filipina atas terumbu karang yang diperebutkan di Laut China Selatan dan peningkatan upaya Washington merayu kekuatan regional menjauh dari Beijing.

Baca juga: Turki Yakin Perundingan Damai Ukraina Sia-sia Tanpa Rusia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Iran Serang Bandara...
Iran Serang Bandara Internasional Kuwait Sebabkan Korban, Penerbangan Dihentikan
Rekomendasi
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved