Polisi India Tenteng Senapan Sniper Rusia selama KTT G20 Bulan Depan

Jum'at, 11 Agustus 2023 - 08:15 WIB
loading...
Polisi India Tenteng...
Senapan sniper SVD Dragunov Rusia. Foto/the economic times
A A A
NEW DELHI - Kepolisian Delhi mendapatkan senapan sniper SVD Dragunov Rusia menjelang konferensi tingkat tinggi (KTT) para pemimpin G20 bulan depan.

Times of India melaporkan hal itu mengutip sumber. Penembak jitu yang dilengkapi dengan senapan Rusia akan dikerahkan di atap hotel di pusat ibu kota India, serta di lokasi strategis lainnya.

Seorang sumber polisi mengatakan kepada surat kabar itu bahwa SVD buatan Kalashnikov telah dipilih karena dikenal “dapat diandalkan dan sederhana”.

“Para penembak jitu dapat menyesuaikan dan melengkapi senapan sniper dengan berbagai sistem penampakan untuk operasi siang dan malam tergantung selera dan lingkungan pertempuran,” ungkap seorang perwira.

Menurut produsen senjata Rusia Kalashnikov, senapan 7,62 mm dirancang untuk menyerang personel musuh dan target tak bersenjata lainnya pada jarak hingga 800 meter.

“Polisi Delhi akan membutuhkan hingga 100 senapan untuk waktu yang terbatas,” ungkap itu.

Laporan menambahkan, satu senapan berharga antara 200.000 dan 300.000 rupee (USD2.400-USD3.600), meskipun itu bisa naik menjadi 500.000 rupee tergantung pada modifikasi teknis dan aksesori.

Baca juga: AS Ketakutan Pengaruh Rusia dan Wagner Menguat di Afrika, Terutama Niger

Sekitar 250 penembak telah dilatih menjelang KTT G20. Mereka akan bekerja dalam shift delapan jam sementara lebih dari dua lusin penembak jitu akan disiagakan.

Penembak jitu akan dibantu oleh lebih dari 50 pengintai yang dilengkapi dengan teropong penglihatan malam kelas atas dan ditempatkan dalam jarak dekat.

Angkatan Darat India telah menggunakan SVD, bersama dengan senapan Rusia lainnya, selama beberapa dekade.

Awal tahun ini, India juga meluncurkan produksi senapan serbu Kalashnikov 203 di Korwa Ordnance Factory di negara bagian utara Uttar Pradesh, bekerja sama dengan Kalashnikov Concern dan sesama perusahaan Rusia Rosoboronexport.

Perjanjian tersebut berarti India menjadi negara asing pertama yang memulai pembuatan lisensi senapan serbu seri AK-200.

“Rusia dan India dihubungkan oleh hubungan kemitraan yang kuat. Dengan peluncuran seri produksi senapan serbu Kalashnikov AK-203, senjata ringan berkualitas tinggi, nyaman, dan modern akan mulai memasuki layanan dengan lembaga pertahanan dan penegak hukum India,” papar Sergey Chemezov, direktur umum konglomerat pertahanan Rostec, pada Januari.

Perdana Menteri Narendra Modi sedang mengejar pengembangan kemampuan manufaktur pertahanan India sendiri.

Usaha patungan Kalashnikov telah berkomitmen memastikan 100% lokalisasi produksi. Berdasarkan perjanjian yang ditandatangani pada tahun 2021, lebih dari 670.000 senapan AK-203 akan diproduksi untuk militer India.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Mematikan, Dua Senapan...
Mematikan, Dua Senapan Sniper Rusia Ini Bikin Nyali Musuh Ciut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved