Siapakah Craig Robertson? Pria yang Dibunuh FBI Setelah Mengancam Biden
Kamis, 10 Agustus 2023 - 09:37 WIB
loading...
Pria asal Utah, AS, Craig Robertson dibunuh FBI setelah mengancam Presiden Joe Biden. Foto/KSL TV
A
A
A
WASHINGTON - Seorang pria asal Utah yang diidentifikasi sebagai Craig Deleeuw Robertson ditembak mati oleh agen FBI pada hari Rabu waktu setempat. Ia sebelumnya memposting pesan tidak menyenangkan di media sosial, termasuk yang ditujukan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden .
Associated Press melaporkan bahwa agen FBI mengeksekusi surat perintah penggeledahan di Utah di kediaman Robertson saat penembakan terjadi. Menurut Associated Press, Robertson membuat beberapa postingan media sosial yang tampak mengancam Biden dan menunjukkan dukungannya untuk mantan Presiden Donald Trump.
"FBI sedang meninjau penembakan yang melibatkan agen yang terjadi sekitar pukul 06:15 pada hari Rabu, 9 Agustus 2023 di Provo, Utah. Insiden itu dimulai ketika agen khusus berusaha untuk bertugas penangkapan dan surat perintah penggeledahan di sebuah kediaman. Subjek sudah meninggal," kata FBI dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke Newsweek.
Baca Juga: Pria Pengancam Presiden Biden Ditembak Mati oleh FBI
"FBI menganggap serius semua insiden penembakan yang melibatkan agen atau anggota satuan tugas kami. Sesuai dengan kebijakan FBI, insiden penembakan tersebut sedang ditinjau oleh Divisi Inspeksi FBI. Karena ini adalah masalah yang sedang berlangsung, kami tidak memiliki rincian lebih lanjut untuk diberikan," sambung pernyataan itu seperti dilansir dari Newsweek, Kamis (10/8/2023).
Associated Press melaporkan bahwa agen FBI mengeksekusi surat perintah penggeledahan di Utah di kediaman Robertson saat penembakan terjadi. Menurut Associated Press, Robertson membuat beberapa postingan media sosial yang tampak mengancam Biden dan menunjukkan dukungannya untuk mantan Presiden Donald Trump.
"FBI sedang meninjau penembakan yang melibatkan agen yang terjadi sekitar pukul 06:15 pada hari Rabu, 9 Agustus 2023 di Provo, Utah. Insiden itu dimulai ketika agen khusus berusaha untuk bertugas penangkapan dan surat perintah penggeledahan di sebuah kediaman. Subjek sudah meninggal," kata FBI dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke Newsweek.
Baca Juga: Pria Pengancam Presiden Biden Ditembak Mati oleh FBI
"FBI menganggap serius semua insiden penembakan yang melibatkan agen atau anggota satuan tugas kami. Sesuai dengan kebijakan FBI, insiden penembakan tersebut sedang ditinjau oleh Divisi Inspeksi FBI. Karena ini adalah masalah yang sedang berlangsung, kami tidak memiliki rincian lebih lanjut untuk diberikan," sambung pernyataan itu seperti dilansir dari Newsweek, Kamis (10/8/2023).
Lihat Juga :