Rusia dan China Kerahkan 11 Kapal Perang ke Dekat Alaska, tapi Diadang 4 Kapal AS

Senin, 07 Agustus 2023 - 08:31 WIB
loading...
Rusia dan China Kerahkan...
Rusia dan China kerahkan 11 kapal perang ke dekat Alaska, namun diadang empat kapal perusak Angkatan Laut AS. Foto/US Coast Guard District 17
A A A
WASHINGTON - Rusia dan China diam-diam mengerahkan 11 kapal perang ke dekat Kepulauan Aleut, Alaska, pekan lalu. Namun, empat kapal perusak Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) melakukan pengadangan.

Dua senator Partai Republik, Dan Sullivan dan Lisa Murkowski, mengungkapkan konfrontasi tersebut siaran pers bersama pada Sabtu malam. Mereka mengaku telah diberi pengarahan tentang operasi Angkatan Laut Amerika.

“Kami telah melakukan kontak dekat dengan kepemimpinan dari Komando Alaska selama beberapa hari dan menerima pengarahan rahasia terperinci tentang kapal-kapal asing tersebut,” kata Murkowski, seperti dikutip dari USA Today, Senin (7/8/2023).

Baca Juga: Tembakan Rudal Prancis dan China Bikin Kapal Perang Indonesia Terbelah 3 dan Tenggelam

“Serbuan oleh 11 kapal perang China dan Rusia yang beroperasi bersama—di lepas pantai Alaska—merupakan pengingat lain bahwa kita telah memasuki era baru agresi otoriter yang dipimpin oleh para diktator di Beijing dan Moskow,” imbuh Sullivan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved