Tak Bisa Bahasa Inggris, Hanya 8 dari 32 Pilot Ukraina yang Siap Ikuti Pelatihan F-16

Sabtu, 05 Agustus 2023 - 18:44 WIB
loading...
Tak Bisa Bahasa Inggris,...
Dari 32 pilot tempur Ukraina, hanya 8 yang siap mengikuti pelatihan jet tempur F-16 buatan AS. Sisanya tidak siap karena terkendala bahasa Inggris. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Dari 32 pilot militer Ukraina, hanya delapan yang siap untuk mengikuti pelatihan operasional jet tempur F-16 buatan Amerika Serikat (AS). Musababnya, sebanyak 20 pilot terkendala komunikasi dalam bahasa Inggris.

Seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan ke-20 pilot Kyiv yang terkendala bahasa tersebut akan dikirim ke Inggris untuk kursus bahasa paling cepat akhir bulan ini.

Belum diketahui kapan pelatihan jet tempur F-16 itu secara resmi akan dimulai. Menurut laporan Politico, Sabtu (5/8/2023), AS sedang menunggu rencana pelatihan formal yang akan disajikan oleh sekutu Eropa, yang harus disetujui oleh Washington.

Baca Juga: AS Ragu Jet Tempur F-16 Berdampak Signifikan bagi Ukraina dalam Perang Lawan Rusia

Awal pekan ini dilaporkan bahwa peralatan pelatihan, termasuk simulator penerbangan F-16 dan manual pelatihan, masih harus dipindahkan ke Eropa sebelum pelatihan dapat dimulai.

Para pejabat pemerintah Presiden AS Joe Biden sebelumnya menyampaikan kepada media Amerika bahwa mereka berharap proposal dari negara-negara Eropa akan datang dalam beberapa minggu ke depan.

Sekadar diketahui, 11 negara NATO telah berjanji untuk mendukung pelatihan F-16 untuk para pilot tempur Ukraina, yang diharapkan berlangsung di Denmark dan Rumania.

Para pejabat AS bersikeras F-16 hanya digunakan untuk pertahanan Ukraina dan tidak digunakan untuk menyerang target Rusia di luar perbatasan Ukraina pra-2014.

Namun, rezim Kyiv telah meningkatkan serangan di dalam wilayah Rusia, termasuk serangan drone di Moskow.

F-16 bergabung dengan daftar senjata Barat yang terus bertambah, yang pada awalnya ditolak oleh Amerika Serikat dan negara-negara NATO untuk dikirim ke Ukraina. Namun sekutu NATO mengisyaratkan akan memasok jet tempur tersebut ke Kyiv ketika invasi Rusia terus berlanjut.

Daftar senjata pasokan Barat sejauh ini mencakup sistem rudal Patriot, NASAMS, HIMARS, kendaraan tempur Bradley, tank Leopard II, peluru depleted uranium, hingga bom tandan.

Pada bulan Februari, Biden berkomentar selama wawancara dengan media bahwa Ukraina "tidak membutuhkan F-16 sekarang", dengan seorang pejabat tinggi Pentagon, Colin Kahl, menyatakan pada bulan berikutnya bahwa butuh waktu dua tahun untuk melatih dan memperlengkapi pilot Ukraina dengan benar.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Didier Deschamps Absen...
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis di Piala Dunia 2026 usai Ibunda Meninggal Dunia
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Berita Terkini
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved