Misteri Xi Jinping Pecat 2 Jenderal Komandan Pasukan Nuklir China

Kamis, 03 Agustus 2023 - 08:41 WIB
loading...
A A A
“Pasukan Roket adalah kekuatan inti pencegah strategis nasional kita,” kata Xi dalam upacara tahun 2015, ketika dia menyerahkan spanduk merah kepada para komandan baru.

"Misi mereka, termasuk meningkatkan kemampuan penangkal nuklir dan serangan balik nuklir yang kredibel dan andal, serta memperkuat pasukan serangan presisi jarak menengah dan jauh," paparnya.

Tentara Pembebasan Rakyat sekarang dipenuhi dengan salah satu persenjataan rudal terbesar dan tercanggih di dunia, menimbulkan potensi ancaman bagi pasukan AS di Asia dan Taiwan, pulau yang diperintah secara demokratis yang diklaim Beijing sebagai wilayahnya.

Penilaian Pentagon tahun 2022 tentang Tentara Pembebasan Rakyat mengatakan pada tahun 2021, China meluncurkan 135 rudal balistik untuk pengujian dan pelatihan, lebih banyak dari gabungan negara-negara lain di dunia dan di luar zona perang.

Pasukan Roket juga mengendalikan hampir semua senjata nuklir China yang terus bertambah.

Beijing tidak mengungkapkan jumlah senjata nuklirnya, tetapi Pentagon memperkirakan China memiliki lebih dari 400 hulu ledak, dan dapat memiliki 1.000 pada tahun 2030, membuatnya mendekati jumlah hulu ledak yang dikerahkan oleh Amerika Serikat dan Rusia.

Pasukan Roket mengacungkan ekspansi nuklirnya dengan membangun sekitar 300 silo peluncuran untuk rudal balistik di tiga bentangan gersang di China utara.

Pejabat China belum secara terbuka mengakui silo tersebut, tetapi Xi telah menjelaskan bahwa dia menginginkan “pencegah strategis” yang lebih kuat.

Ambisi tersebut mungkin untuk sementara dilemahkan oleh turbulensi dalam komando Pasukan Roket.

Tidak seperti biasanya, Xu, komisaris baru Pasukan Roket, secara politis berperingkat lebih tinggi daripada komandan tertinggi baru, Wang.

Xu adalah anggota penuh Komite Sentral, sebuah dewan yang terdiri dari beberapa ratus pejabat senior Partai Komunis, sementara Wang tidak ada di komite sama sekali.

Xu siap untuk memimpin komite partai yang kuat dari Pasukan Roket, kata Phillip C. Saunders, direktur Center for the Study of Chinese Military Affairs di National Defense University yang berbasis di Washington.

“Dalam hal ini, mereka mungkin membutuhkan satu set tangan politik yang dapat diandalkan dari luar kekuatan roket,” kata Saunders.

China telah menyimpan lebih banyak misilnya dengan pijakan yang lebih waspada. “Hal ini membuat keandalan personel pasukan roket semakin penting, dan komandan serta komisaris politik mengatur nada untuk pasukan tersebut,” katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Trump: Uranium Iran...
Trump: Uranium Iran Akan Dimusnahkan
Rekomendasi
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Haiti vs Skotlandia,...
Haiti vs Skotlandia, John McGinn Bawa Dark Blues unggul di Babak Pertama
Berita Terkini
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Infografis
Jenderal AS: Kemampuan...
Jenderal AS: Kemampuan Senjata Nuklir Korut Maju Pesat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved