7 Bahaya Radioaktif yang Disebabkan Bom Nuklir

Senin, 31 Juli 2023 - 22:15 WIB
loading...
A A A
KI bekerja karena tiroid hanya dapat menyerap yodium dalam jumlah tertentu sekaligus. Jika tiroid Anda sudah menyerap KI, tidak akan ada banyak ruang untuk yodium-131 radioaktif.

6. Radioaktif dari bom kurang berbahaya daripada kehancuran pembangkit listrik tenaga nuklir

"Reaktor nuklir melepaskan lebih banyak radioisotop selama kehancuran daripada bom nuklir ketika meledak," kata Sun.

Misalnya, bencana Chernobyl melepaskan radiasi yang diperkirakan 10 kali lebih banyak daripada bom nuklir Hiroshima pada Perang Dunia II.

Saat ini, radiasi di Hiroshima berada pada tingkat yang sama dengan radiasi latar normal sehari-hari di seluruh dunia.

Namun di Chernobyl, beberapa unsur dengan waktu paruh lebih lama, seperti Strontium-90 dan Cesium-137, masih ada pada tingkat yang lebih tinggi.

7. Hanya sekitar 15% energi yang dilepaskan oleh bom nuklir berasal dari radiasi nuklir

Sekitar 85% energi dari ledakan nuklir berasal dari ledakan itu sendiri.

"Saya pikir dalam imajinasi populer orang sangat khawatir tentang kejatuhan, tetapi perlu diingat bahwa sebagian besar energi dari bom atom dilepaskan dengan segera," kata Sun.

Sekitar 35% dari energi itu berasal dari radiasi termal — panas — sementara sekitar 50% adalah energi ledakan eksplosif.

Hanya 15% energi senjata nuklir berasal dari radiasi nuklir — dan sebagian besar berasal dari menit pertama ledakan. Ini bukan untuk mengatakan bahwa kejatuhan radioaktif tidak berbahaya atau menakutkan, tetapi sejauh ini kerusakan terbesar adalah dari ledakannya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Pasukan Israel Ditipu...
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Rekomendasi
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved