Disebut sebagai Penyebab Korupsi Moral, Taliban Bakar Alat Musik
Senin, 31 Juli 2023 - 21:39 WIB
loading...
A
A
A
Ahmad Sarmast, pendiri Institut Musik Nasional Afghanistan, menyamakan tindakan mereka dengan "genosida budaya dan vandalisme musik".
"Orang-orang Afghanistan telah ditolak kebebasan artistiknya... Pembakaran alat musik di Herat hanyalah contoh kecil dari genosida budaya yang terjadi di Afghanistan di bawah kepemimpinan Taliban," kata Sarmast kepada BBC.
Beberapa barang yang dibakar di Herat termasuk gitar, harmonium, dan tabla - sejenis drum - serta amplifier dan speaker. Banyak dari ini telah disita dari tempat pernikahan di kota.
Semua bentuk musik dilarang dari pertemuan sosial, TV, dan radio saat Taliban berkuasa di Afghanistan dari pertengahan 90-an hingga 2001.
Baca Juga: Taliban Afghanistan Serukan Pelarangan Dasi, Dianggap Simbol Salib Kristen
Musik berkembang pesat dalam dua dekade berikutnya, tetapi kembalinya Taliban pada Agustus 2021 mendorong banyak musisi untuk meninggalkan negara itu. Penyanyi dan musisi yang masih berada di negara tersebut dilaporkan telah mengalami pemukulan dan diskriminasi.
"Orang-orang Afghanistan telah ditolak kebebasan artistiknya... Pembakaran alat musik di Herat hanyalah contoh kecil dari genosida budaya yang terjadi di Afghanistan di bawah kepemimpinan Taliban," kata Sarmast kepada BBC.
Beberapa barang yang dibakar di Herat termasuk gitar, harmonium, dan tabla - sejenis drum - serta amplifier dan speaker. Banyak dari ini telah disita dari tempat pernikahan di kota.
Semua bentuk musik dilarang dari pertemuan sosial, TV, dan radio saat Taliban berkuasa di Afghanistan dari pertengahan 90-an hingga 2001.
Baca Juga: Taliban Afghanistan Serukan Pelarangan Dasi, Dianggap Simbol Salib Kristen
Musik berkembang pesat dalam dua dekade berikutnya, tetapi kembalinya Taliban pada Agustus 2021 mendorong banyak musisi untuk meninggalkan negara itu. Penyanyi dan musisi yang masih berada di negara tersebut dilaporkan telah mengalami pemukulan dan diskriminasi.
Lihat Juga :