Ukraina Menyerang Balik, Kota Pelabuhan Rusia Jadi Target Serangan Rudal
Sabtu, 29 Juli 2023 - 10:09 WIB
loading...
Ukraina menyerang balik, kota pelabuhan Rusia jadi target serangan rudal. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia mengatakansebuah rudal menghantam kota pelabuhan barat daya Taganrog pada hari Jumat, menyebut insiden itu sebagai "serangan teroris" oleh Ukraina .
Menurut pihak berwenang setempat, pusat kota dilanda ledakan besar pada hari Jumat, dengan sedikitnya 15 orang terluka.
Militer Rusia mengatakan pasukan Ukraina menggunakan rudal yang dirancang ulang dari sistem anti-pesawat S-200 era Soviet untuk menargetkan kota itu.
Baca Juga: September, Tank Abrams Amerika Dilaporkan Tiba di Ukraina
"Rudal itu dicegat oleh pasukan Rusia, tetapi pecahannya akhirnya jatuh di kota itu," kata militer Rusia dalam sebuah pernyataan.
"Akibat aksi teroris yang dilakukan oleh rezim Kiev, beberapa bangunan rusak, dan ada juga korban di kalangan warga sipil," kata pernyataan itu lagi seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (29/7/2023).
Cuplikan dari tempat kejadian, yang beredar di dunia maya, menunjukkan bahwa rudal tersebut meninggalkan lubang besar di tanah, dengan beberapa bangunan dan kendaraan rusak akibat ledakan tersebut.
Baca Juga: Berkhianat, Pelaut Rusia Hendak Ledakkan Kapal Perang Armada Laut Hitam
Rudal itu berisi pecahan peluru berbentuk bulat, yang menjadi trade mark amunisi anti-pesawat S-200, dan satu video menunjukkan beberapa bola baja ditemukan oleh saksi di lokasi.
Sebuah rekaman Dashcam dari serangan itu menunjukkan rudal mendekati pusat kota pada sudut ekstrim, menghantam tanah, dan meledak menjadi bola api besar. Ledakan itu meninggalkan kawah besar dan merusak banyak bangunan dan kendaraan.
Tak lama setelah serangan itu, rudal Ukraina lainnya ditembak jatuh di pinggiran Azov – kota lain di Wilayah Rostov. Proyektil dihancurkan di dekatnya, jatuh di daerah yang tidak berpenghuni dan hanya menimbulkan kerusakan kecil pada bangunan non-perumahan.
Baca Juga: Rusia Coba Lenyapkan Pangkalan Jet Tempur Ukraina yang Luncurkan Rudal Storm Shadow
Menurut pihak berwenang setempat, pusat kota dilanda ledakan besar pada hari Jumat, dengan sedikitnya 15 orang terluka.
Militer Rusia mengatakan pasukan Ukraina menggunakan rudal yang dirancang ulang dari sistem anti-pesawat S-200 era Soviet untuk menargetkan kota itu.
Baca Juga: September, Tank Abrams Amerika Dilaporkan Tiba di Ukraina
"Rudal itu dicegat oleh pasukan Rusia, tetapi pecahannya akhirnya jatuh di kota itu," kata militer Rusia dalam sebuah pernyataan.
"Akibat aksi teroris yang dilakukan oleh rezim Kiev, beberapa bangunan rusak, dan ada juga korban di kalangan warga sipil," kata pernyataan itu lagi seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (29/7/2023).
Cuplikan dari tempat kejadian, yang beredar di dunia maya, menunjukkan bahwa rudal tersebut meninggalkan lubang besar di tanah, dengan beberapa bangunan dan kendaraan rusak akibat ledakan tersebut.
Baca Juga: Berkhianat, Pelaut Rusia Hendak Ledakkan Kapal Perang Armada Laut Hitam
Rudal itu berisi pecahan peluru berbentuk bulat, yang menjadi trade mark amunisi anti-pesawat S-200, dan satu video menunjukkan beberapa bola baja ditemukan oleh saksi di lokasi.
Sebuah rekaman Dashcam dari serangan itu menunjukkan rudal mendekati pusat kota pada sudut ekstrim, menghantam tanah, dan meledak menjadi bola api besar. Ledakan itu meninggalkan kawah besar dan merusak banyak bangunan dan kendaraan.
Tak lama setelah serangan itu, rudal Ukraina lainnya ditembak jatuh di pinggiran Azov – kota lain di Wilayah Rostov. Proyektil dihancurkan di dekatnya, jatuh di daerah yang tidak berpenghuni dan hanya menimbulkan kerusakan kecil pada bangunan non-perumahan.
Baca Juga: Rusia Coba Lenyapkan Pangkalan Jet Tempur Ukraina yang Luncurkan Rudal Storm Shadow
(ian)
Lihat Juga :