September, Tank Abrams Amerika Dilaporkan Tiba di Ukraina

Jum'at, 28 Juli 2023 - 19:16 WIB
loading...
September, Tank Abrams...
September, tank Abrams AS dilaporkan tiba di Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Sejumlah tank Abrams buatan Amerika Serikat (AS) kemungkinan akan tiba di medan perang Ukraina pada bulan September. Hal itu diungkapkan sumber-sumber yang mengetahui rencana tersebut kepada Politico saat pasukan Ukraina mendesak untuk merebut kembali wilayah dalam serangan balasan yang semakin meningkat.

Rencananya adalah mengirim beberapa tank Abrams ke Jerman pada bulan Agustus, di mana mereka akan menjalani perbaikan akhir. Setelah proses itu selesai, gelombang pertama tank Abrams akan dikirim ke Ukraina pada bulan berikutnya.

Potensi pengiriman Agustus dan September menandai kerangka waktu paling spesifik yang disediakan ketika tank tempur utama Amerika itu diharapkan meluncur ke medan perang. Pejabat Pentagon sebelumnya mengatakan tank Abrams akan berada di tangan Ukraina pada musim gugur.

AS akan mengirimkan model M1A1 atau versi lama daripada versi A2 yang lebih modern, yang akan memakan waktu satu tahun untuk sampai ke Ukraina.

Sumber-sumber tersebut - seorang pejabat Departemen Pertahanan, seorang pejabat AS, seorang pejabat industri, seorang pembantu kongres dan dua orang lainnya yang mengetahui diskusi tersebut - semuanya anonimitas untuk membahas rencana sensitif yang belum diumumkan.

Baca Juga: AS Ragu Jet Tempur F-16 Berdampak Signifikan bagi Ukraina dalam Perang Lawan Rusia

"Batch awal akan melibatkan enam sampai delapan tank," kata pejabat industri dan pembantu kongres seperti dikutip dari Politico, Jumat (28/7/2023).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved