Macron Sebut Kudeta di Niger Bukan Akhir, Dukung Penjatuhan Sanksi

Jum'at, 28 Juli 2023 - 20:36 WIB
loading...
A A A
Pernyataan Macron muncul ketika kekuatan Barat berebut untuk mempertahankan sekutu utama di wilayah yang telah digoyahkan oleh pemberontakan jihadis, kudeta dan intervensi oleh kelompok tentara bayaran Wagner ketika bendera Rusia muncul di situs-situs terkemuka di sekitar Ibu Kota Niger, Niamey.

Para prajurit di belakang kudeta, awalnya dipimpin oleh pengawal presiden, belum mengumumkan seorang pemimpin, dan Bazoum – yang terpilih dua tahun lalu dalam pemindahan kekuasaan demokratis pertama Niger sejak mendeklarasikan kemerdekaan dari Prancis pada tahun 1960 – belum mengundurkan diri.

Beberapa komunikasi publik terakhir dari pemerintah termasuk tweet yang menantang oleh presiden pada hari Kamis yang menyatakan bahwa demokrasi akan menang, dan seruan oleh menteri luar negeri, Hassoumi Massoudou, di outlet media France 24, agar warga Niger menentang pemberontakan.

Seseorang yang dekat dengan presiden yang tidak berwenang untuk berbicara tentang situasi tersebut mengatakan kepada Associated Press bahwa Bazoum tidak berniat mengundurkan diri dan pembicaraan sedang berlangsung.

Namun, tidak jelas siapa yang terlibat dalam dialog, sifat diskusi atau bagaimana prosesnya.

Baca Juga: Paspampres Kudeta, Gulingkan Presiden Niger Mohamed Bazoum

Awal pekan ini, Ecowas (Masyarakat Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat), mengatakan telah mengirim presiden Benin, Patrice Talon, untuk memimpin upaya mediasi, tetapi Talon tidak berada di negara tersebut pada hari Jumat. Pemberontak, dalam pidato pertama mereka ke negara itu pada Rabu malam, mendesak "mitra eksternal" untuk tidak ikut campur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Prancis Larang Masuk...
Prancis Larang Masuk Menteri Israel Ben-Gvir, Imbas Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi...
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Berita Terkini
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Infografis
Anggap Zelensky Tidak...
Anggap Zelensky Tidak Populer, Trump Dukung Pemilu di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved