Siaga Hadapi Invasi China, Taiwan Gelar Latihan Perang dengan Gaya Ukraina

Jum'at, 28 Juli 2023 - 02:35 WIB
loading...
A A A
Presiden Xi memiliki jadwal yang jelas. Pada tahun 2027 China harus memiliki kemampuan untuk melawan dan memenangkan konflik regional. Pada tahun 2035 Ini harus menjadi kekuatan militer kelas dunia. Pada tahun 2049 peremajaan ibu pertiwi harus selesai.

Untuk Taiwan jam terus berdetak.

Tentara Taiwan di bandara sipil dalam latihan militer untuk menguji pertahanan jika China menginvasi

“Jadi kami tahu ada tenggat waktu itu,” kata Patalano. "Namun, penggunaan kekuatan bukanlah pilihan pertama. Itu adalah pilihan hanya jika semuanya gagal. Tujuannya bukan penggunaan kekuatan per kata, tetapi membuat Taiwan menyerah, karena memahami bahwa pulang ke rumah tidak bisa dihindari."

Ini disebut diplomasi koersif, dan tujuannya adalah meyakinkan rakyat dan pemerintah Taiwan bahwa perlawanan itu sia-sia.

Pemerasan sudah dimulai. Dalam enam bulan pertama tahun ini jumlah serbuan ke wilayah udara Taiwan oleh pesawat militer China naik lebih dari 60% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Beijing sekarang terus mendorong batas, menciptakan "normal baru".

Taiwan memiliki banyak hal yang harus dilakukan.

Ini mengikuti Ukraina dalam membeli banyak sistem rudal yang lebih kecil tetapi lebih mobile yang dapat digunakan melawan tank, kapal dan pesawat terbang dan juga akan meluncurkan kapal selam buatan sendiri yang pertama. Tetapi banyak dari prajurit wajib militernya tetap kurang terlatih, dan sistem persenjataan serta doktrin militernya sudah tua dan ketinggalan zaman.

Ada satu hal yang sangat mencolok. Terlepas dari skala kekuatan ekonomi dan militer China yang sangat tidak proporsional, tekanan psikologis tampaknya tidak berhasil. Lebih dari 70% orang Taiwan sekarang mengatakan mereka akan berjuang untuk mempertahankan rumah pulau mereka. Sejauh ini mereka tidak percaya perlawanan itu sia-sia.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Berita Terkini
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Infografis
Musuh-musuh Utama AS...
Musuh-musuh Utama AS dan NATO akan Gelar Latihan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved