Siaga Hadapi Invasi China, Taiwan Gelar Latihan Perang dengan Gaya Ukraina

Jum'at, 28 Juli 2023 - 02:35 WIB
loading...
A A A
"Menurut saya ini adalah titik belok," kata Alessio Patalano, profesor studi perang di King College di London. "Ada persepsi internasional bahwa Taiwan berpuas diri dengan militernya. Minggu ini Anda benar-benar merasakan bahwa mereka mulai bergulat serius dengan perubahan yang signifikan."

Jelas Taiwan belajar dari apa yang terjadi di Ukraina.

Baca Juga: Latar Belakang Konflik China dan Taiwan serta Kepentingan Amerika Serikat di Baliknya

Pada hari pertama perang di sana, pasukan Rusia merebut bandara di tepi Kyiv dan menggunakannya sebagai pangkalan untuk menyerang ibu kota Ukraina. Itu gagal.

Jadi sekarang Taiwan fokus pada titik paling rentannya - tempat yang harus dikuasai China jika ingin berhasil menyerang pulau itu.

Itu termasuk pantai-pantai di Taiwan utara, tetapi juga bandara internasional utama dan pelabuhan utamanya.

Tetapi Profesor Patalano mengatakan Ukraina sangat penting dengan cara lain. Itu telah mematahkan keyakinan puas diri bahwa China tidak akan pernah menyerang pulau itu.

"Perang di Ukraina menghancurkan asumsi mendasar bahwa perang adalah masa lalu. Bahwa itu tidak akan terjadi lagi. Dan begitu mitos semacam itu hancur, maka segala sesuatu mulai dievaluasi kembali."

Bagi mereka yang telah mendengarkan, Presiden China Xi Jinping telah menjelaskan selama beberapa tahun bahwa menyerang Taiwan adalah sebuah pilihan.

Dan China sedang membangun angkatan udara dan angkatan laut untuk mewujudkannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Iran Larang Badan Energi...
Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS
Rekomendasi
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
UEFA Tolak Aturan Kartu...
UEFA Tolak Aturan Kartu Merah Pemain Tutup Mulut
Jakarta Pro Cycling...
Jakarta Pro Cycling Team Raih 5 Medali di Kejurnas Road 2026, Aligya Keiko Bersinar dengan Emas
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
AS Mengakui Perang Ukraina...
AS Mengakui Perang Ukraina Adalah Perang Proksi AS dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved