Ekuador Umumkan Keadaan Darurat di Semua Penjara

Rabu, 26 Juli 2023 - 02:23 WIB
loading...
Ekuador Umumkan Keadaan...
Ekuador umumkan keadaan darurat di semua penjara pasca bentrok di sebuah penjara paling berbahaya. Foto/Ilustrasi
A A A
QUITO - Ekuador mengumumkan keadaan darurat di semua penjaranya setelah serangkaian insiden kekerasan termasuk penembakan dan ledakan terjadi di salah satu penjara paling berbahaya.

Keadaan darurat akan berlaku selama 60 hari dan memerintahkan mobilisasi segera militer dan polisi dalam upaya untuk mendapatkan kembali kendali atas penjara seperti dikutip dari ABC News, Rabu (26/7/2023).

Ini adalah keadaan darurat kedua yang diperintahkan oleh Presiden Guillermo Lasso dalam waktu kurang dari 24 jam.

Baca Juga: Bentrokan Antar Geng Tewaskan 12 Orang di Penjara Ekuador

Pada hari Senin, Lasso menandatangani dekrit yang menetapkan keadaan darurat serupa di provinsi Los Rios dan Manabi setelah penembakan Wali Kota kota Manta, Agustin Intriago, sebuah peristiwa yang mengejutkan warga Ekuador.

Pengumuman itu dikeluarkan setelah bentrokan meletus di penjara Litoral pada Sabtu sore dan meningkat hingga Minggu dini hari, dengan suara tembakan dan ledakan terdengar oleh orang-orang di daerah pemukiman terdekat.

Bentrokan awal menyebabkan setidaknya enam orang tewas dan 11 lainnya luka-luka. Gangguan telah meningkat sejak saat itu, meskipun pihak berwenang belum memberikan informasi terbaru.

Baca Juga: Viral karena Bangun dari Kematian, Wanita Ini Kini Meninggal Sungguhan

Penjara litoral terletak di dalam kompleks penjara di Guayaquil, 270 kilometer tenggara Quito. Penjara ini memiliki kapasitas sekitar 9.500 narapidana, tetapi pada kuartal pertama tahun ini melebihi jumlah itu hampir 3.000.

Penjara itu dianggap sebagai salah satu penjara paling berbahaya di Ekuador. Pertempuran geng pada tahun 2021 menewaskan 119 narapidana. Pada bulan April, kerusuhan menewaskan 12 narapidana dan melukai tiga lainnya.

Sementara itu, narapidana di 13 penjara lain mengumumkan aksi mogok makan pada hari Senin dan menahan seratus penjaga penjara untuk menuntut kondisi sanitasi dan makanan yang lebih baik, di antara masalah lainnya.

Baca Juga: Sudah Dinyatakan Meninggal, Wanita Ini Bangun dari Peti Matinya
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Eks PM Thailand Thaksin...
Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Dibebaskan dari Penjara, Korupsi tapi Dihukum Ringan
Ingin Buka Lagi Penjara...
Ingin Buka Lagi Penjara Alcatraz, Trump Minta Dana Rp2,6 Triliun
Viral, Eks Pangeran...
Viral, Eks Pangeran Andrew Duduk Lemas usai Dibebaskan dari Penjara Terkait Skandal Epstein
Anggota DPR Ini Dipenjara...
Anggota DPR Ini Dipenjara 8 Bulan karena Mengkritik Presiden
Hong Kong Hukum Bos...
Hong Kong Hukum Bos Apple Daily Jimmy Lai 20 Tahun Penjara, Kritiknya Dicap Kolusi dengan Asing
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Berita Terkini
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved