5 Poin Penting Visi Putin tentang Afrika seiring Perang Rusia dan Ukraina

Senin, 24 Juli 2023 - 21:30 WIB
loading...
5 Poin Penting Visi...
Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu para pemimpin Afrika di St Petersburg, Rusia, 17 Juni 2023. Foto/Evgeniy Biyatov/RIA Novosti
A A A
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin membagikan pandangannya tentang bagaimana Rusia dan Afrika harus menyatukan upaya mereka dalam mendorong “perdamaian global, kemajuan, dan masa depan yang sukses”.

Visi itu terungkap dalam artikel yang dirilis menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia-Afrika di St Petersburg.

1. Afrika Punya Tempat Sah dalam Tentukan Nasib Dunia


Presiden Rusia mengatakan hubungan Moskow dengan negara-negara Afrika memiliki "akar yang kuat dan dalam serta selalu dibedakan oleh stabilitas, kepercayaan, dan niat baik."

“Moskow telah secara konsisten mendukung rakyat Afrika dalam perjuangan mereka untuk pembebasan dari penindasan kolonial dan memberikan bantuan dalam mengembangkan kenegaraan, memperkuat kedaulatan dan kemampuan pertahanan mereka,” tulis Putin.

“Kami yakin tatanan dunia multipolar baru, yang konturnya sudah terlihat, akan lebih adil dan demokratis.”

2. Barat Hambat Pasokan Makanan dan Pupuk Rusia ke Afrika


Di bawah kesepakatan biji-bijian Laut Hitam, tidak hanya janji-janji untuk membebaskan ekspor biji-bijian Rusia dari sanksi yang tak terpenuhi, negara-negara Eropa bahkan memblokir upaya Rusia mengirim pupuk ke negara-negara Afrika secara gratis.

Menurut Putin, lebih dari 200.000 ton pupuk “masih dipegang secara tidak hati-hati oleh orang Eropa.”

3. Moskow Dapat Gantikan Biji-bijian Ukraina


Lebih dari 70% ekspor Ukraina berakhir di negara-negara berpenghasilan tinggi, sementara negara-negara termiskin menerima kurang dari 3% biji-bijian Ukraina, menurut Putin.

“Terlepas dari tekanan Barat, Moskow akan terus memasok biji-bijian, produk makanan, pupuk, dan barang-barang lainnya ke Afrika, baik secara komersial maupun gratis, terutama karena kami mengharapkan rekor panen lainnya tahun ini,” ungkap Putin.

Pada tahun 2022 saja, Rusia mengekspor 11,5 juta ton biji-bijian ke Afrika, dan hampir 10 juta ton lainnya dikirimkan pada paruh pertama tahun 2023.

4. Kembangkan Spektrum Penuh Hubungan dengan Afrika


Moskow sangat menghargai dan akan terus mengembangkan hubungan ekonomi dengan Afrika, baik dengan masing-masing negara maupun organisasi regional.

Rusia juga ingin membawa kerja sama kemanusiaan, budaya, olahraga, dan media massa ke tingkat yang sama sekali baru untuk melayani kepentingan bersama.

Di bidang pendidikan, Putin mencatat Rusia membantu negara-negara Afrika untuk membangun kapasitas sumber daya manusia mereka.

Putin mencatat dari 35.000 pelajar Afrika di Rusia, “lebih dari 6.000 orang menerima beasiswa pemerintah Rusia.”

5. Pentingnya KTT Rusia-Afrika


KTT Rusia-Afrika kedua akan berlangsung dari 27-28 Juli, bersamaan dengan Forum Ekonomi dan Kemanusiaan, yang diharapkan dapat menyediakan platform untuk pertemuan bisnis dan sesi panel.

Empat puluh sembilan negara telah mengkonfirmasi keikutsertaan mereka, dan presiden Rusia berharap para peserta akan menyetujui Rencana Aksi Forum Kemitraan Rusia-Afrika.

“Kami sedang bekerja menyiapkan paket perjanjian dan memorandum antar pemerintah dan antar lembaga yang mengesankan dengan masing-masing negara serta asosiasi regional di benua itu,” ujar Putin.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved