5 Fakta Wajib Militer di Rusia, Salah Satunya Peningkatan Batas Usia

Senin, 24 Juli 2023 - 15:50 WIB
loading...
A A A
Wajib militer berlangsung selama 12 bulan, setelah itu tentara dapat bergabung dengan cadangan militer Rusia yang berkekuatan dua juta orang.

Tentara Rusia secara historis menggunakan wajib militer untuk memastikan mereka memiliki cadangan dengan pelatihan militer, jika ada kebutuhan untuk memobilisasi perang besar.

Baca Juga: 6 Pasukan Elite Perempuan yang Terkenal di Dunia

2. Sejak Invasi Wajib Militer Sudah Bersifat Memaksa dan Tersembunyi

Beberapa hari sebelum Rusia memulai invasinya pada 24 Februari, diperkirakan 190 ribu personel ditempatkan di sekitar perbatasan Ukraina.

Situs berita independen Meduza melaporkan, bahwa tentara wajib militer dipaksa menandatangani kontrak yang membuat mereka dikirim ke perbatasan Ukraina. Bahkan beberapa orang tua tentara mengatakan mereka tidak mendengar kabar dari putra mereka sejak itu.

3. Banyak Para Wajib Militer yang Ditawan Tentara Ukraina (H3)

Kementerian Pertahanan Rusia mengakui bahwa beberapa pasukan wajib militer yang berpartisipasi dalam konflik ditawan oleh tentara Ukraina, sehingga membuat sejumlah personel wajib militer ditarik untuk beberapa saat di masa invasi.

Baca Juga:Tentara Ukraina Tidak Lagi Memiliki Semangat Tempur

4. Mendapat Protes dari Warganya Sendiri

Ketika kapal induk Rusia tenggelam di Laut Hitam pada 14 April, pihak berwenang mengatakan bahwa seluruh awak telah dievakuasi. Namun Dmitry Shkrebets sempat menulis di sosial media bahwa putranya yang ikut wajib militer hilang dalam peristiwa itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved