Menlu AS: Ukraina Rebut Kembali 50% Wilayah yang Dikuasai Rusia
Senin, 24 Juli 2023 - 06:31 WIB
loading...
Menlu AS Antony Blinken mengklaim operasi balasan Ukraina berlangsung sukses. Foto/Reuters
A
A
A
KYIV - Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan bahwa sementara Ukraina telah merebut kembali separuh wilayah yang awalnya direbut Rusia dalam invasinya.
Dia mengungkapkan Kyiv menghadapi "perjuangan yang sangat keras" untuk merebut kembali lebih banyak lagi.
"Ini sudah diambil kembali sekitar 50% dari apa yang awalnya disita," kata Blinken dalam sebuah wawancara dengan CNN pada Minggu (23/7/2023).
Baca Juga: PM Italia: Migran Ilegal Merusak Semua Negara
"Ini masih relatif awal dari serangan balasan. Itu sulit," katanya. "Itu tidak akan dimainkan selama satu atau dua minggu ke depan. Kami masih melihat saya pikir dalam beberapa bulan."
Akhir bulan lalu, Presiden Volodymyr Zelenskiy dikutip mengatakan bahwa kemajuan serangan balasan terhadap pasukan Rusia "lebih lambat dari yang diinginkan."
Ukraina telah merebut kembali beberapa desa di selatan dan wilayah di sekitar kota Bakhmut yang hancur di timur, tetapi belum memiliki terobosan besar melawan garis pertahanan Rusia yang sangat kuat.
Dia mengungkapkan Kyiv menghadapi "perjuangan yang sangat keras" untuk merebut kembali lebih banyak lagi.
"Ini sudah diambil kembali sekitar 50% dari apa yang awalnya disita," kata Blinken dalam sebuah wawancara dengan CNN pada Minggu (23/7/2023).
Baca Juga: PM Italia: Migran Ilegal Merusak Semua Negara
"Ini masih relatif awal dari serangan balasan. Itu sulit," katanya. "Itu tidak akan dimainkan selama satu atau dua minggu ke depan. Kami masih melihat saya pikir dalam beberapa bulan."
Akhir bulan lalu, Presiden Volodymyr Zelenskiy dikutip mengatakan bahwa kemajuan serangan balasan terhadap pasukan Rusia "lebih lambat dari yang diinginkan."
Ukraina telah merebut kembali beberapa desa di selatan dan wilayah di sekitar kota Bakhmut yang hancur di timur, tetapi belum memiliki terobosan besar melawan garis pertahanan Rusia yang sangat kuat.
Lihat Juga :