5 Jebakan Tentara Rusia yang Sangat Mematikan bagi Prajurit Ukraina

Sabtu, 22 Juli 2023 - 22:14 WIB
loading...
A A A
Kemungkinan bahwa parit infanteri Ukraina sedang menyerbu mungkin merupakan jebakan peledak membuat segalanya menjadi jauh lebih sulit.

Kofman mengatakan bahwa jenis adaptasi yang terjadi di militer Rusia melampaui pertahanan rutin.

Baca Juga: Terinspirasi Kehebatan HIMARS, Negara Eropa Kembangkan Sistem Peluncur Misil

2. Memasang Ranjau Anti-Tank

5 Jebakan Tentara Rusia yang Sangat Mematikan bagi Prajurit Ukraina

Foto/Reuters

Rusia juga melakukan hal-hal rumit seperti menumpuk ranjau anti-tank untuk menghancurkan kendaraan pembersih ranjau yang mampu menahan kekuatan ledakan yang dihasilkan oleh satu atau dua ranjau tetapi tidak harus lebih dari itu.

"Rusia menggandakan, melipatgandakannya," kata Kofman tentang ranjau anti-tank. Pendekatan Rusia menempatkan "target bernilai tinggi" Ukraina tidak mampu kehilangan risiko, mengancam kelangsungan hidup mereka.

Dalam hal ranjau darat, orang lain di Ukraina telah mengamati beberapa trik serupa yang dilakukan oleh Rusia.

Ryan Hendrickson, mantan Insinyur Pasukan Khusus Angkatan Darat AS yang membersihkan bahan peledak improvisasi di Afghanistan dan sekarang bekerja sebagai sukarelawan memindahkan ranjau di Ukraina, berbicara dengan Televisi Toronto Ukraina minggu ini tentang beberapa skema yang dia dan timnya temui.

Hendrickson mengatakan mereka telah menemukan ladang ranjau yang sangat kompleks di mana ranjau anti-tank dilindungi oleh ranjau anti-personil dan bahan peledak lainnya yang dikelilingi oleh jebakan.

Tujuan dari penyiapan seperti ini adalah untuk melukai atau membunuh siapa pun yang terlibat dalam proses pembersihan ranjau.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Trump Sebut Israel Bisa...
Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir
Rekomendasi
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved