5 Jebakan Tentara Rusia yang Sangat Mematikan bagi Prajurit Ukraina

Sabtu, 22 Juli 2023 - 22:14 WIB
loading...
5 Jebakan Tentara Rusia...
Tentara Rusia memasang berbagai jebakan mematikan bagi prajurit Ukraina. Foto/Reuters
A A A
KYIV - Perang Ukraina melawan Rusia bukan hanya berkaitan dengan serangan misil dan drone. Tapi, di garda depan, pasukan Rusia juga membangun banyak jebakan yang sangat mematikan bagi tentara Ukraina.

Berbagai jebakan itu mampu memperlambat serangan balasan Ukraina kepada Rusia. Itu juga menyebabkan ribuan tentara Ukraina tumbang sia-sia di medan perang.

Berikut adalah 5 jebakan mematikan yang dibuat tentara Rusia untuk prajurit Ukraina.

1. Parit Berisi Ranjau Darat

5 Jebakan Tentara Rusia yang Sangat Mematikan bagi Prajurit Ukraina

Foto/Reuters

Pasukan Rusia membangun jaringan parit yang luas dan kompleks serta penghalang medan perang lainnya, seperti penghalang anti-tank dan ladang ranjau, menjelang serangan balasan Ukraina.

Dan sementara banyak parit adalah posisi tempur Rusia yang sebenarnya, yang lain adalah jebakan.

"Militer Rusia terus beradaptasi," kata Michael Kofman, pakar Rusia terkemuka di Pusat Analisis Angkatan Laut, mengatakan dalam diskusi podcast War on the Rocks.

"Mereka membangun parit palsu. Mereka memiliki parit ranjau," kata Kofman, menjelaskan bahwa mereka berusaha untuk "memikat pasukan Ukraina ke dalam parit yang telah ditambang" dengan ranjau yang diaktifkan dari jarak jauh "dan kemudian meledakkan ranjau tersebut."

"Begitu pasukan melompat ke dalamnya, mereka memiliki bagian parit yang sengaja dikosongkan," katanya dilansir Insider. Dia mencirikannya sebagai upaya "untuk memasukkan orang Ukraina ke parit itu, untuk kemudian meledakkannya."

Membersihkan parit adalah tugas medan perang yang sulit yang membutuhkan koordinasi pasukan artileri dan manuver.

Sebuah video baru-baru ini yang dirilis oleh pasukan khusus Ukraina menunjukkan operasi pembersihan parit di mana Rusia tertangkap basah dan dikalahkan oleh Ukraina menggunakan taktik yang dieksekusi dengan baik, tetapi tidak setiap pertempuran dijamin akan berjalan sesuai keinginan mereka.

Kemungkinan bahwa parit infanteri Ukraina sedang menyerbu mungkin merupakan jebakan peledak membuat segalanya menjadi jauh lebih sulit.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pihak Ketiga Berusaha...
Pihak Ketiga Berusaha Gagalkan Perundingan AS-Rusia, Siapa Mereka?
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
AS Bimbang, Ini 3 Negara...
AS Bimbang, Ini 3 Negara NATO yang Masih Menghalangi Kemenangan Rusia di Ukraina
Para Pemimpin Dunia...
Para Pemimpin Dunia Diam-diam Berbicara dengan Putin
Antisipasi Eskalasi...
Antisipasi Eskalasi dengan NATO, Putin Panggil 160.000 Pemuda untuk Wajib Militer
2 Negara Anggota NATO...
2 Negara Anggota NATO Akan Kerahkan Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
3 Anggota NATO Sangat...
3 Anggota NATO Sangat Takut jika Ukraina dan Rusia Sepakati Gencatan Senjata
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
Yoon Suk Yeol Jadi Presiden...
Yoon Suk Yeol Jadi Presiden Ke-2 Korsel yang Dimakzulkan, Tak Dapat Uang Pensiun
Rekomendasi
Dituduh Pindah Warganegara...
Dituduh Pindah Warganegara Singapura, Pendiri ByteDance Zhang Yiming Angkat Bicara
Mentalitas Pemain Timnas...
Mentalitas Pemain Timnas Indonesia U-17 Disorot Jelang Laga Perdana Lawan Korea Selatan
Dita Karang, Jinny,...
Dita Karang, Jinny, dan Minji Keluar dari Secret Number, Kontrak Berakhir
Berita Terkini
4 Bulan setelah Deklarasikan...
4 Bulan setelah Deklarasikan Darurat Militer, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol yang Dimakzulkan Akhirnya Dicopot
4 menit yang lalu
Siapa Yuri Napso? Anggota...
Siapa Yuri Napso? Anggota Parlemen Rusia Dipecat setelah Membolos Kerja selama 200 Hari Tanpa Alasan
42 menit yang lalu
Pihak Ketiga Berusaha...
Pihak Ketiga Berusaha Gagalkan Perundingan AS-Rusia, Siapa Mereka?
1 jam yang lalu
Trump Pilih Kasih, Mengapa...
Trump Pilih Kasih, Mengapa AS Tidak Kenakan Perang Tarif kepada Rusia?
3 jam yang lalu
Siapa Sultan Qaboos?...
Siapa Sultan Qaboos? Penguasa Oman yang Berkuasa 50 Tahun setelah Menggulingkan Ayahnya dalam Kudeta Istana
4 jam yang lalu
Denmark dan Greenland...
Denmark dan Greenland Bentuk Front Perlawanan untuk Melawan AS
4 jam yang lalu
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved