Terinspirasi Kehebatan HIMARS, Negara Eropa Kembangkan Sistem Peluncur Misil

Sabtu, 22 Juli 2023 - 20:45 WIB
loading...
Terinspirasi Kehebatan...
HIMARS menjadi inspirasi negara-negara Eropa kembangkan sistem misil yang lebih canggih. Foto/Reuters
A A A
LONDON - Terkesan dengan kesuksesan peluncur roket ganda M142 HIMARS buatan Amerika Serikat (AS) di Ukraina, banyak negara Eropa ingin membeli HIMARS atau mengembangkan versi mereka sendiri.

Kontraktor pertahanan Jerman Rheinmetall dan perusahaan pertahanan AS Lockheed Martin telah bermitra untuk menawarkan GMARS, pengganti sistem peluncuran roket ganda MARS 2 Jerman yang sudah tua. Demikian dilaporkan Defense News.

Akronim "GMARS" tampaknya mencerminkan HIMARS sebanyak MARS 2, yang beberapa di antaranya telah dikirimkan Jerman ke Ukraina. MARS 2 adalah versi Eropa dari sistem peluncuran roket ganda M270 buatan AS.

Baca Juga: Rusia Temukan Kelemahan HIMARS Amerika setelah Merebutnya dari Ukraina

"GMARS akan mirip dengan HIMARS tetapi lebih besar, dengan sasis yang lebih besar berdasarkan truk HX 8x8 Rheinmetall, dan akan memiliki kesamaan 80% dengan amunisi dan logistik HIMARS," kata seorang pejabat Lockheed Martin kepada Defense News. Kendaraan GMARS akan memiliki panjang sekitar 39 kaki dibandingkan truk HIMARS yang panjangnya 23 kaki dan membawa dua buah roket, bukan HIMARS.

Terinspirasi Kehebatan HIMARS, Negara Eropa Kembangkan Sistem Peluncur Misil

Foto/Reuters

Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS menyetujui penjualan 18 HIMARS untuk Polandia senilai USD10 miliar pada bulan Februari. Secara signifikan, penjualan tersebut mencakup 45 Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat M57 — roket berpemandu jarak jauh yang telah berulang kali diminta Ukraina tetapi AS menolak untuk menyediakannya karena takut akan meningkatnya konflik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Berita Terkini
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
Infografis
Rusia Akui Sistem Rudal...
Rusia Akui Sistem Rudal S-400 Hancur Dihantam Misil ATACMS AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved