Hendak Ciptakan Krisis Pangan, Rusia Hancurkan Gudang Makanan di Ukraina

Sabtu, 22 Juli 2023 - 21:15 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 2 Tentara Bayaran Asing yang Direkrut Rusia, Salah Satunya Mantan Musuh Bebuyutan

Vershinin mengatakan angkatan laut Rusia akan memeriksa kapal untuk memastikan mereka tidak membawa kargo militer sebelum mengambil tindakan lain.

“Tidak ada lagi koridor kemanusiaan laut, ada zona bahaya militer yang meningkat,” katanya dalam jumpa pers.

Vershinin menambahkan bahwa Rusia akan memenuhi kebutuhan negara-negara Afrika meskipun kesepakatan telah dihentikan. Presiden Vladimir Putin telah berjanji untuk menyediakan gandum gratis bagi negara-negara miskin di Afrika.

Institute for the Study of War, sebuah think tank yang berbasis di Washington, mengatakan serangan baru-baru ini terhadap infrastruktur pelabuhan dan biji-bijian serta ancaman eskalasi di laut "kemungkinan besar merupakan bagian dari upaya Kremlin untuk meningkatkan keluarnya Rusia dari Black Sea Grain Initiative dan memberikan konsesi yang luas dari Barat."

Di Turki, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan negara-negara Barat harus menanggapi tuntutan Rusia untuk memulihkan koridor biji-bijian Laut Hitam.

“Rusia memiliki beberapa harapan. Jika ini diatasi, Rusia mendukung kerja aktif koridor biji-bijian ini,” kata Erdogan, yang membantu merundingkan kesepakatan itu. “Kami tahu bahwa (Putin) memiliki harapan dari negara-negara Barat. Negara-negara Barat perlu mengambil tindakan atas masalah ini.”

Dia menegaskan kembali bahwa dia akan berbicara dengan Putin melalui telepon dan berharap untuk bertemu dengannya di Turki bulan depan.

Dalam komentar yang dilaporkan oleh kantor berita milik pemerintah Anadolu dan media lainnya, Erdogan memperingatkan bahwa berakhirnya inisiatif biji-bijian akan menaikkan harga pangan global, meningkatkan kelaparan, dan memicu gelombang migrasi baru.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan dia berbicara dengan Erdogan melalui telepon pada hari Jumat, dan mereka "mengkoordinasikan upaya untuk memulihkan operasi Prakarsa Butir Laut Hitam."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Berita Terkini
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved