250 Rudal Hawk Bakal Dikirim ke Ukraina, Taiwan Jadi Target Balas Dendam Rusia?

Selasa, 18 Juli 2023 - 09:08 WIB
loading...
A A A
Mengutip sumber militer Taiwan yang tidak disebutkan namanya, surat kabar China Times di Taiwan melaporkan bahwa Taipei dan Washington telah membahas gagasan tersebut selama pertemuan keamanan baru-baru ini tentang apa yang harus dilakukan dengan ratusan rudal Hawk setelah dinonaktifkan.

“AS setuju untuk membeli kembali sebagian besar sistem dan mengirimkannya ke Ukraina untuk memperkuat pertahanan udaranya,” kata sumber itu kepada China Times setelah pertemuan tersebut.

Pada hari Senin (17/7/2023), Kementerian Pertahanan Taiwan menolak untuk mengonfirmasi atau menyangkal rencana tersebut, tetapi mengatakan: "Semua senjata yang dinonaktifkan dan dibuang oleh militer harus mematuhi peraturan yang relevan".

Rencana yang dilaporkan untuk mengirim rudal Hawk ke Ukraina untuk membantu mencegah serangan dari Moskow telah menimbulkan kekhawatiran bahwa Taiwan mungkin akan menjadi sasaran Rusia.

“Rudal Hawk mampu menghantam pesawat tempur di ketinggian hingga 20 km (12,4 mil) dan jika mereka menyerang sesuatu yang dipedulikan Rusia, Taiwan bisa menjadi salah satu target balas dendamnya,” kata komentator politik dan mantan anggota Parlemen Julian Guo, seperti dikutip South China Morning Post, Selasa (18/7/2023).

Dia mengatakan AS telah membeli senjata konvensional yang lebih tua dan ketinggalan zaman dari sekutu lain, dan tidak mengherankan melihat penawaran serupa dibuat ke Taiwan.

Wang Hung-wei, seorang anggota Parlemen dari partai oposisi utama; Kuomintang, mengatakan bahwa karena AS adalah sekutu tidak resmi terbesar Taiwan, kecil kemungkinan Taiwan akan dapat mengatakan tidak jika Washington meminta untuk membeli kembali rudal tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Abaikan Trump, Israel...
Abaikan Trump, Israel Terus Gempur Lebanon
Rekomendasi
Penguatan Kompolnas...
Penguatan Kompolnas Jadi Jantung Reformasi Polri Antar Rangga Afianto Raih Doktor Kepolisian
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Hakim Perintahkan Barang...
Hakim Perintahkan Barang Bukti Tumbler hingga Video CCTV Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dimusnahkan
Berita Terkini
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Infografis
Pertama Kalinya, Ukraina...
Pertama Kalinya, Ukraina Gunakan Bom JDAM-ER ke Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved