Lebih Presisi dan Cepat, Militer Israel Manfaatkan AI

Selasa, 18 Juli 2023 - 06:06 WIB
loading...
Lebih Presisi dan Cepat,...
Israel melancarkan serangan ke wilayah Palestina dengan berbasis pada AI. Foto/Reuters
A A A
TEL AVIV - Militer Israel menggunakan artificial intelligence atau kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat penentuan target serangan udara dan menangani perencanaan logistik di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah Palestina yang diduduki.

Sistem penargetan berbasis AI dapat dengan cepat memproses sejumlah besar data untuk memprioritaskan dan menetapkan ribuan target baik untuk pesawat yang dipiloti maupun drone. Itu dilaporkan Bloomberg mengutip pejabat militer Israel. Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

IDF juga menggunakan program AI lain, yang disebut Fire Factory, yang dapat mengatur logistik masa perang, seperti menghitung muatan amunisi dan mengusulkan jadwal untuk setiap serangan.

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Banyak Remaja Palestina di Jenin Ingin Menjadi Syuhada

Pengungkapan itu muncul setelah Israel meningkatkan serangan udara di Tepi Barat yang diduduki dalam beberapa pekan terakhir, Israel melakukan apa yang disebutnya "operasi kontraterorisme terfokus."

Sedikitnya 15 orang tewas dalam serangan udara 8 Mei di wilayah pesisir Palestina di Gaza. IDF juga terus menyerang sasaran di Suriah, meningkatkan ketegangan dengan musuh bebuyutan Iran.

"Sistem AI yang digunakan oleh IDF mengandalkan operator manusia untuk memverifikasi dan menyetujui setiap rencana serangan udara dan serangan," demikian laporan Bloomberg.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jeda Perang dan Gencatan...
Jeda Perang dan Gencatan Senjata Selalu Menguntungkan Iran, Ini 4 Alasannya
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
MUI Tegaskan Dukung...
MUI Tegaskan Dukung Kemerdekaan Palestina: Kita Menolak Terhadap Genosida dan Islamophobia
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Perceraian Abad Ini,...
Perceraian Abad Ini, Taipan Korsel Bayar Harta Gana-Gini Rp11,5 Triliun ke Mantan Istri
Rekomendasi
Hasil Babak I Indonesia...
Hasil Babak I Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Moncer, Garuda Unggul 3-0
Pakar Hukum: Kemiskinan...
Pakar Hukum: Kemiskinan Bukan Alasan Pembenaran Lakukan Kejahatan
Google Hentikan Dukungan...
Google Hentikan Dukungan YouTube untuk Smartphone Jadul
Berita Terkini
Jeda Perang dan Gencatan...
Jeda Perang dan Gencatan Senjata Selalu Menguntungkan Iran, Ini 4 Alasannya
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved