Tutup Ruang bagi LGBT, Rusia Larang Ganti Kelamin dan Terapi Hormon
Sabtu, 15 Juli 2023 - 18:00 WIB
loading...
LGBT menjadi hal terlarang di Rusia. Foto/Reuters
A
A
A
MOSKOW - Anggota parlemen Rusia di majelis rendah parlemen telah memberikan suara yang sangat mendukung undang-undang baru yang akan membuat pergantian kelamin menjadi perbuat ilegal. Itu sebagai langkahmemperkuat dorongan ultra-konservatif dan anti-Barat dalam masyarakat Rusia.
"Duma melarang pergantian jenis kelamin di Rusia," demikian keterangan majelis rendah Rusia atau Duma, dilansir CNA. Mereka menambahkan bahwa semua faksi telah memilih untuk memperkenalkan undang-undang baru "dengan suara bulat".
"Keputusan ini akan melindungi warga negara kami dan anak-anak kami," kata Ketua Negara Duma Vyacheslav Volodin dalam pernyataan terpisah di media sosial.
Baca Juga: Sumpah Serapah Presiden Iran pada LGBT: Bikin Punah Manusia, Perilaku Jahiliyah
Dia menunjuk pada apa yang dia gambarkan sebagai tren perubahan jenis kelamin yang berkembang di Amerika Serikat, dan mengklaim hal ini mengarah pada "degenerasi" negara tersebut.
"Ini tidak dapat kami terima," tambahnya, menjelaskan mengapa larangan yang diusulkan itu mendapat dukungan dari majelis rendah.
Undang-undang baru melarang operasi transisi, kecuali anak-anak dengan kelainan bawaan, dan melarang orang mengubah jenis kelamin mereka dalam dokumen yang dikeluarkan pemerintah.
"Duma melarang pergantian jenis kelamin di Rusia," demikian keterangan majelis rendah Rusia atau Duma, dilansir CNA. Mereka menambahkan bahwa semua faksi telah memilih untuk memperkenalkan undang-undang baru "dengan suara bulat".
"Keputusan ini akan melindungi warga negara kami dan anak-anak kami," kata Ketua Negara Duma Vyacheslav Volodin dalam pernyataan terpisah di media sosial.
Baca Juga: Sumpah Serapah Presiden Iran pada LGBT: Bikin Punah Manusia, Perilaku Jahiliyah
Dia menunjuk pada apa yang dia gambarkan sebagai tren perubahan jenis kelamin yang berkembang di Amerika Serikat, dan mengklaim hal ini mengarah pada "degenerasi" negara tersebut.
"Ini tidak dapat kami terima," tambahnya, menjelaskan mengapa larangan yang diusulkan itu mendapat dukungan dari majelis rendah.
Undang-undang baru melarang operasi transisi, kecuali anak-anak dengan kelainan bawaan, dan melarang orang mengubah jenis kelamin mereka dalam dokumen yang dikeluarkan pemerintah.
Lihat Juga :